Dharmasraya Terpilih Jadi Lokasi Pembangunan Sekolah Nasional

Jumat, 31 Juli 2026 | 22:42:31 WIB
Sekolah Nasional Terintegrasi Bakal Dibangun di Dharmasraya [FOTO: NET].

JAKARTA - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menetapkan Kabupaten Dharmasraya, Provinsi Sumatra Barat, sebagai salah satu dari 16 kabupaten serta kota di wilayah Indonesia yang terpilih menjadi lokasi pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT).

Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, menyatakan bahwa daerah yang dipimpinnya kini telah dipastikan masuk dalam daftar 16 kabupaten dan kota di Indonesia yang sukses menuntaskan seluruh tahapan kelengkapan administrasi pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT).

"Pemkab Dharmasraya telah menandatangani Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) bersama Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah," ucap Annisa Suci Ramadhani dalam keterangan resmi, Kamis (30/7/2026).

Annisa menerangkan lebih lanjut bahwa program SNT merupakan salah satu agenda kebijakan strategis nasional di sektor pendidikan yang dijalankan merujuk pada ketentuan Instruksi Presiden Nomor 10 Tahun 2026.

Berdasarkan paparan dari pihak Kemendikdasmen, sekolah unggulan tersebut dirancang khusus sebagai pusat keunggulan pendidikan yang mengaplikasikan kurikulum berstandar internasional berbasis STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics). Kurikulum ini juga akan diperkuat dengan penekanan pada penguasaan multibahasa serta metode pembelajaran yang berorientasi penuh pada pembangunan karakter siswa serta peningkatan daya saing di kancah global.

"Jadi untuk SNT akan menyelenggarakan pendidikan secara terintegrasi mulai dari jenjang SD, SMP hingga SMA," jelasnya.

Annisa mengungkapkan bahwa pada tahun anggaran 2026 ini, pemerintah pusat menetapkan target pembangunan SNT di 37 kabupaten dan kota yang tersebar di seluruh penjuru Indonesia.

Setiap daerah penerima dipastikan memperoleh alokasi dana bantuan pembangunan sebesar Rp250 miliar yang pendanaannya ditanggung secara penuh oleh pihak Kemendikdasmen RI.

"Hingga saat ini, baru 16 kabupaten dan kota yang telah menuntaskan seluruh persyaratan administrasi melalui penandatanganan NPHD, termasuk Kabupaten Dharmasraya, sementara daerah lainnya masih dalam proses penyelesaian administrasi," ucap dia.

Annisa membeberkan bahwa di wilayah Kabupaten Dharmasraya, proyek pembangunan SNT ini rencananya akan berlokasi di kawasan Sport Center Nagari Koto Padang, Kecamatan Koto Baru, di atas lahan yang kepemilikannya dipegang oleh Pemerintah Kabupaten Dharmasraya.

Ia menjelaskan bahwa pemilihan titik lokasi tersebut didasarkan atas pertimbangan strategis karena letaknya yang berada di posisi relatif di tengah wilayah kabupaten, sehingga diharapkan mampu memberikan kemudahan akses layanan pendidikan berkualitas secara lebih merata bagi para peserta didik yang berasal dari seluruh kecamatan.

Annisa menyebutkan bahwa keberhasilan Kabupaten Dharmasraya dalam merebut kuota sebagai salah satu daerah penerima proyek SNT ini merupakan wujud nyata hasil sinergi serta komunikasi intensif yang terjalin antara jajaran Pemkab Dharmasraya dengan pihak pemerintah pusat.

"Kehadiran SNT sekaligus melengkapi keberadaan Sekolah Rakyat yang telah berdiri di Pulau Punjung dan dijadwalkan memulai Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi angkatan pertamanya," kata Annisa.

Sejak awal masa kepemimpinannya, Annisa konsisten menempatkan sektor pendidikan sebagai salah satu skala prioritas utama dalam arah pembangunan daerah yang diwujudkan melalui berbagai program kerja nyata, termasuk di antaranya lewat peluncuran Program Unggulan Dharmasraya Juara.

Kini, dengan hadirnya proyek SNT di daerahnya, diharapkan mampu menjadi instrumen langkah strategis dalam memperluas akses perolehan pendidikan bermutu sekaligus memperkuat ikhtiar melahirkan generasi muda Dharmasraya yang cerdas, unggul, kompetitif, serta siap menyongsong berbagai tantangan di masa depan.

Terkini