Tips Rebus Spageti Al Dente dan Tidak Lengket Ala Chef Hotel

Jumat, 31 Juli 2026 | 01:41:31 WIB
5 Cara Merebus Spaghetti agar Tidak Menempel, Tips Chef Hotel [FOTO: NET].

JAKARTA - Kekeliruan kecil pada proses perebusan spageti bisa memicu pasta menjadi saling menempel satu sama lain. Bukan sekadar merusak estetika penyajian, kondisi ini turut berdampak pada tekstur spageti yang seharusnya tetap kenyal serta memberikan sensasi al dente ketika disantap.

Chef de Partie Ascott Sudirman, Rahmat Hidayat, membagikan sejumlah kiat dalam merebus spageti secara tepat agar tingkat kematangannya pas bertekstur kenyal sempurna (al dente) serta terhindar dari masalah saling menempel.

Berikut adalah 5 cara merebus spageti agar tidak menempel berdasarkan panduan chef hotel:

Ikuti panduan memasak sesuai kemasan pasta Ketika membeli produk pasta, khususnya jenis spageti, umumnya kemasan tersebut telah dilengkapi petunjuk tata cara pengolahan beserta estimasi durasi waktu merebusnya. Chef Rahmat menerangkan bahwa setiap varian pasta mempunyai dimensi ukuran yang berlainan sehingga tidak ada satu standar waktu yang sama persis untuk semua merek.

"Untuk dapat al dente, kami bisa lihat packaging-nya, kami lihat durasi menitnya karena pasta itu punya ukuran berbeda-beda," jelas Chef Rahmat saat ditemui Kompas.com di acara Ascott Soirée, Ascott Jakarta, Kamis (23/7/2026).

Lihat warna spageti saat direbus Selain mengacu pada petunjuk di kemasan, indikator tingkat kematangan spageti dapat pula diamati secara manual melalui perubahan warna fisik pasta tersebut.

"Kalau secara manual, bisa kami belah spagetinya. Kalau tengahnya masih ada putih-putihnya, baru kami angkat," ungkap Chef Rahmat. Tanda fisik tersebut menunjukkan bahwa spageti belum matang sepenuhnya, tetapi sudah berada di ambang waktu yang tepat untuk diangkat agar nantinya bisa dimatangkan kembali bersama saus pilihan.

Jangan patahkan spageti saat direbus Hindari kebiasaan mematahkan bilah spageti ketika hendak memasukkannya ke dalam air rebusan. Prosedur ini sekaligus merepresentasikan kaidah etika kuliner tradisional asal Italia. Biarkan bentuk fisik spageti tetap utuh memanjang saat dicelupkan ke air mendidih, kendati pada awal memasukkan belum seluruh bagiannya langsung terendam.

"Kalau sudah lembek, nanti spagetinya turun sendiri (ke dalam air rebusan)," tutur Chef Rahmat.

Tidak perlu tambahkan minyak ke rebusan spageti Sebagian orang kerap menuangkan minyak ke dalam air rebusan dengan asumsi pasta tidak akan lengket. Padahal, praktik semacam itu justru tidak disarankan. Chef Rahmat memaparkan bahwa kandungan minyak berpotensi membuat saus spageti atau pasta menjadi susah meresap optimal ke pori-pori permukaan pasta.

"Paling tambahin garam aja pas direbus biar nambah rasa, sejumput garam buat lima liter air rebusan," saran dia.

Gunakan lima liter air untuk merebus spageti Terakhir, pastikan untuk selalu memperhatikan proporsi takaran air yang dipakai saat merebus spageti maupun jenis pasta lainnya. Chef Rahmat menganjurkan pemakaian volume air sebanyak tiga sampai lima liter untuk standar memasak pasta di rumah.

"Sebenarnya lebih banyak air, lebih enak. Jadi, kalau kami pakai air sedikit, dia bisa turun ke bawah gosong di bawah. Kalau air banyak tuh mengaduknya lebih enak," pungkas dia.

Terkini