Kinerja Positif FIF Catat Pembiayaan Rp25,43 Triliun Semester I 2026

Minggu, 02 Agustus 2026 | 22:49:01 WIB
PT Federal International Finance.

JAKARTA — PT Federal International Finance (FIF) membukukan peningkatan penyaluran pembiayaan sebesar 7,07 persen secara tahunan (year on year/YoY) menjadi Rp25,43 triliun pada paruh pertama 2026, dibanding periode sama tahun sebelumnya senilai Rp23,75 triliun.

Presiden Direktur FIF Indra Gunawan menyebutkan bahwa capaian ini mendorong lonjakan laba bersih sebesar 4,48 persen YoY per Juni 2026.

Perolehan laba bersih perseroan kini menyentuh angka Rp2,37 triliun.

"Sejalan dengan pertumbuhan tersebut, jumlah unit yang dibiayai juga meningkat menjadi sekitar 1,70 juta unit, menunjukkan konsistensi permintaan masyarakat terhadap layanan pembiayaan FIF," ucapnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (1/8/2026).

Indra menjelaskan, torehan positif ini merupakan hasil sokongan penuh dari seluruh lini pembiayaan FIF.

Layanan tersebut mencakup Fifastra untuk kendaraan roda dua Honda, Spektra untuk perabot serta elektronik, hingga Danastra untuk kebutuhan multiguna.

Selain itu, lini Finatra turut memperkuat sisi pembiayaan mikro produktif bagi sektor UMKM, disusul Amitra yang melayani pembiayaan syariah ibadah haji dan umrah.

Bagi manajemen, kenaikan ini menandai makin tingginya tingkat kepercayaan masyarakat dan pelanggan setia terhadap solusi finansial yang adaptif merespons dinamika ekonomi.

"Ke depan, FIF akan terus memperkuat pemahaman terhadap kebutuhan pelanggan agar dapat menghadirkan solusi yang tidak hanya kompetitif, tetapi juga memberikan nilai tambah yang berkelanjutan," tegasnya.

Ditinjau dari aspek neraca, anak usaha PT Astra International Tbk. (ASII) ini mengantongi net service asset (NSA) Rp55,57 triliun pada semester I 2026, naik 11,79 persen dari posisi sebelumnya Rp49,71 triliun.

Kualitas portofolio pembiayaan juga berada dalam level terjaga dengan rasio non-performing financing (NPF) net sebesar 0,28 persen.

Meski mengalami penyesuaian dari periode sebelumnya, angka rasio tersebut membuktikan kesehatan finansial perusahaan tetap terkendali.

"FIF akan terus beradaptasi dan memperkuat fundamental bisnis guna menjaga kinerja yang berkelanjutan. Upaya tersebut kami fokuskan pada penguatan kualitas layanan dan perluasan akses pembiayaan yang inklusif, sehingga dapat terus memberikan kontribusi yang lebih nyata bagi masyarakat," tutup Indra.

Terkini