Kiwoom Sekuritas: Rekomendasi Saham dan Proyeksi IHSG Agustus 2026

Senin, 03 Agustus 2026 | 23:56:31 WIB
IHSG Diprediksi Menguat pada Agustus 2026, Cek Saham Pilihan Ini [FOTO: NET].

JAKARTA — Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diestimasikan melanjutkan tren penguatannya sepanjang Agustus 2026 menyusul catatan impresif kenaikan 6.13% yang dibukukan selama kurun Juli. Kendati demikian, agenda suksesi penunjukan Gubernur Bank Indonesia (BI) anyar serta publikasi indikator ketenagakerjaan Amerika Serikat (AS) diantisipasi bakal menjadi faktor penggerak utama yang mendikte arah gerak pasar.

Head of Research Kiwoom Sekuritas Indonesia Liza Camelia Suryanata mengemukakan bahwa secara historis bulan Agustus kerap merepresentasikan periode yang konstruktif bagi performa IHSG. Mengacu pada catatan sejak 2020, indeks senantiasa ditutup di zona hijau pada bulan tersebut dengan rata-rata tingkat apresiasi mencapai 2,83%, termasuk torehan reli 4,63% pada Agustus 2025 yang menjadi tonggak awal rangkaian penguatan hingga memecahkan rekor level penutupan tertinggi indeks.

"Secara probabilitas, kami memperkirakan peluang IHSG menguat pada Agustus berada di kisaran 60% hingga 65%. Angka ini memang lebih rendah dibandingkan tingkat keberhasilan historis 100%, karena pasar kini harus memperhitungkan risiko suksesi Gubernur BI dan ketidakpastian data ekonomi AS," ujar Liza dalam risetnya, Jumat (31/7/2026).

Sepanjang bulan Juli 2026, IHSG sukses mendaki 6,13% menuju posisi 6.236,12. Walau demikian, secara year to date (YtD) indeks masih mengalami koreksi sebesar 27.88%, sehingga ruang pemulihan dinilai tetap terbuka lebar sekiranya sentimen domestik terus berada dalam koridor yang kondusif. Dari sudut pandang teknikal, momentum penguatan juga memperlihatkan pemulihan yang signifikan. 

Reli yang terjadi pada bulan Juli tercatat sebagai yang paling tangguh sepanjang 2026 dan berhasil membawa IHSG kembali bertengger di atas garis rata-rata pergerakan (moving average) 10 hari serta 20 hari. Di sisi lain, indikator Relative Strength Index (RSI) harian berada pada level netral di angka 53,6 sehingga belum mengindikasikan sinyal jenuh beli (overbought).

Berdasarkan kalkulasi proyeksinya, IHSG dipetakan bergerak di dalam rentang level 6.050 sampai dengan 6.450 sepanjang Agustus sebelum melanjutkan eskalasi kenaikan menuju target akhir tahun pada level 7.000.

"IHSG masih berada dalam kanal konsolidasi yang sehat menuju bullish sejak Juni. Selama area 6.050 hingga 6.000 mampu dipertahankan, peluang kenaikan bertahap tetap terbuka," katanya.

Tiga Katalis Utama Liza menilai terdapat tiga katalis utama yang akan membentuk sentimen pasar sepanjang Agustus. Pertama, penunjukan Gubernur BI definitif. Hingga akhir Juli, Presiden belum mengajukan nama calon kepada DPR setelah masa jabatan Perry Warjiyo berakhir pada 27 Juli. Untuk sementara, Destry Damayanti menjabat sebagai pelaksana tugas (Plt.) Gubernur BI. Menurut Liza, apabila pemerintah mengajukan nama seperti Destry Damayanti, Muliaman D. Hadad, atau Aida S. Budiman, pasar kemungkinan akan menilai kebijakan moneter tetap berlanjut (policy continuity). 

Sebaliknya, apabila Thomas Djiwandono dipilih, pasar berpotensi menguji persepsi terhadap tata kelola kebijakan ekonomi. Kedua, penyampaian Nota Keuangan dan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027 menjelang peringatan Hari Kemerdekaan. Investor akan mencermati asumsi pertumbuhan ekonomi, target defisit fiskal, kebutuhan pembiayaan, hingga sinyal pemerintah terkait arah kebijakan ekonomi, termasuk kepemimpinan BI. Ketiga, rilis data Nonfarm Payrolls (NFP) Amerika Serikat pada 7 Agustus. 

Menurut Liza, data tersebut akan menjadi perhatian utama setelah Ketua Federal Reserve Kevin Warsh mengurangi praktik pemberian petunjuk arah kebijakan (forward guidance), sehingga pasar kini lebih bergantung pada data ekonomi dalam membentuk ekspektasi arah suku bunga.

"Data ketenagakerjaan AS akan sangat menentukan ekspektasi suku bunga The Fed pada September, arah dolar AS, dan aliran dana ke emerging markets," ujarnya.

Rekomendasi Saham Apabila skenario dasar tersebut terealisasi, Kiwoom Sekuritas menilai sektor perbankan berpotensi menjadi penerima manfaat utama apabila pasar menyambut positif penunjukan Gubernur BI baru dan koordinasi kebijakan pemerintah semakin kuat. Saham-saham seperti BBCA, BBRI, dan BMRI dipandang menjadi pilihan utama. Di sektor komoditas, saham nikel seperti INCO dan ANTM diperkirakan memperoleh sentimen positif apabila dolar AS melemah sehingga harga logam dasar kembali menguat. 

Sementara itu, TLKM juga dinilai menarik sebagai salah satu aset strategis dalam portofolio Danantara yang berpotensi memperoleh dukungan kebijakan apabila sinergi pemerintah semakin terlihat pada paruh kedua tahun ini 

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca. 09:00 WIB IHSG dibuka menguat ke 6.250 IHSG dibuka menguat 0,23% atau 14,04 poin menuju level 6.250,17 pukul 09.01 WIB Pada awal sesi, IHSG bergerak pada rentang 6.248 hingga 6.273. Sebanyak 312 saham menguat, 127 melemah dan 238 saham stagnan. 

11:03 WIB IHSG turun 0,25% IHSG melemah 0,25% atau 15,68 poin menuju level 6.220,27 pukul 11.03 WIB. Sepanjang sesi perdagangan, IHSG bergerak pada rentang 6.213 hingga 6.273. Sebanyak 287 saham menguat, 322 melemah dan 176 saham stagnan. 12:03 WIB IHSG sesi I turun tipis IHSG sesi I ditutup melemah tipis 0,03% atau 1,83 poin menuju level 6.234,29. Sepanjang sesi perdagangan, IHSG bergerak pada rentang 6.213 hingga 6.273. 

Sebanyak 323 saham menguat, 294 melemah dan 169 saham stagnan. 13:45 WIB IHSG awal sesi II menguat IHSG awal sesi II pukul 13.45 WIB, menguat tipis 0,05% atau 3,23 poin menuju level 6.239,35. Sepanjang sesi perdagangan, IHSG bergerak pada rentang 6.213 hingga 6.273.

Terkini

Demiane Agustien Jalani Debut Pramusim Bersama Arsenal

Senin, 03 Agustus 2026 | 03:36:31 WIB

Harapan Pelatih Persib Jelang Indonesia Vs Vietnam

Senin, 03 Agustus 2026 | 03:21:31 WIB

Gagal Juara WBC, Roach Puji Penampilan William Zepeda

Senin, 03 Agustus 2026 | 03:17:01 WIB