JAKARTA - Koki asal Jepang Motokichi Yukimura berhasil mengukir prestasi baru di Guinness World Records dengan menciptakan omelet bergaya lava terbesar di dunia.
Pemilik kedai Kichi Kichi Omurice di Kyoto tersebut mencetak rekor dunia dalam sebuah gelaran acara di Yaki Yaki Bo, Jurong Point, Singapura.
Dalam penampilannya, Motokichi mengolah omelet raksasa berbobot lebih dari 2 kilogram yang menghabiskan sebanyak 45 butir telur. Koki berusia 71 tahun ini mengaku terdorong oleh keinginan mendalam untuk menguji kemampuannya.
"Saya ingin membuat omelet besar. Saya ingin menerima tantangan dan menciptakan tonggak sejarah baru," kata Motokichi, dilansir AsiaOne.
Inspirasi untuk mencatatkan rekor tersebut muncul ketika ia berkunjung ke Singapura pada tahun lalu. Saat membagikan teknik memasak omelet, ia tergerak menciptakan rekor lewat kreasi omelet gaya lava.
Motokichi menyebut pencapaian rekor dunia ini merupakan buah dari perjalanan panjang serta pengalamannya selama 53 tahun berkarier di dunia kuliner.
"Ini seperti akumulasi dari apa yang telah saya lakukan di masa lalu," ucapnya.
Ciri khas tampilan menyerupai lava dihasilkan dari teknik membelah dua omelet di atas nasi, lalu ditumpuki potongan tonkatsu hingga membukit layaknya gunung.
Hidangan tersebut kemudian disiram saus kari melimpah ke seluruh piring hingga menyerupai lelehan lava gunung berapi.
Usai memecahkan rekor, Motokichi menyapa para penggemar lewat sesi khusus di beberapa gerai jaringan restoran Ichiban Boshi di Singapura selama dua hari berturut-turut.
Dalam kesempatan tersebut, ia mendemonstrasikan pembuatan omurice secara langsung sekaligus berfoto bersama para pengunjung yang hadir.
Sebagai bentuk kolaborasi bersama Ichiban Boshi, Motokichi menggandeng koki eksekutif Tetsuya Yoshida untuk merilis tiga menu omurice edisi terbatas yang tersedia hingga akhir Oktober.
Ketiga varian tersebut mencakup Tori Karaage Curry Omurice, Kichi Signature Omurice with Pork Katsu, serta Unagi Sizzle Omurice yang lahir dari diskusi panjang kedua juru masak.
Motokichi turut menyampaikan rasa kagumnya terhadap Singapura dan menyatakan kesiapannya untuk rutin berkunjung kembali jika ada kesempatan.
"Saya telah mengunjungi berbagai negara, tetapi Singapura istimewa," ucapnya.