Ini 5 Bahan Alternatif Pengganti Garam Dapur untuk Mencegah Hipertensi

Selasa, 04 Agustus 2026 | 03:05:32 WIB
Ilustrasi margarin.

JAKARTA - Garam tergolong sebagai salah satu bumbu utama yang paling kerap diandalkan untuk memperkuat cita rasa gurih pada berbagai sajian masakan.

Meski demikian, konsumsi garam harian tanpa disadari sering kali melebihi ambang batas aman yang dibutuhkan oleh tubuh manusia.

Asupan natrium berlebih berpotensi memicu berbagai gangguan kesehatan serius, mulai dari hipertensi, serangan stroke, hingga penyakit jantung.

Kendati memangkas penggunaan garam dapur, hidangan yang disajikan tidak lantas menjadi tawar dan kehilangan kelezatannya.

Masyarakat tetap dapat menyajikan makanan lezat melalui penggunaan bahan alternatif penambah rasa gurih yang jauh lebih rendah kandungan natrium.

Melansir dari berbagai sumber, opsi pertama yang dapat dimanfaatkan yaitu kaldu jamur dengan karakter rasa umami yang kuat sehingga aman untuk berbagai masakan.

Opsi kedua adalah penggunaan bawang putih tumis atau goreng yang mampu memberikan aroma harum serta cita rasa gurih alami pada makanan.

Opsi ketiga yakni Monosodium Glutamat (MSG) yang memiliki kadar natrium lebih rendah dibanding garam biasa untuk tingkat kegurihan yang seimbang.

Opsi keempat yaitu penggunaan margarin berbahan minyak nabati untuk masakan tumis guna memberikan sentuhan rasa asin sekaligus mengontrol kolesterol.

Opsi kelima adalah penggunaan lada bubuk atau merica yang menyajikan sensasi hangat untuk menyamarkan berkurangnya takaran garam dapur.

"Memangkas asupan natrium dan membiasakan diri menggunakan rempah-rempah alami merupakan langkah sederhana namun berdampak besar untuk menjaga kesehatan organ jantung dalam jangka panjang."

Melalui pemanfaatan rempah alami serta bahan pengganti tersebut, kualitas rasa masakan dapat tetap terjaga tanpa harus mengorbankan kesehatan tubuh.

Terkini