132 Ribu KPM Bansos Kemensos Resmi Lepas dari Jerat Kemiskinan

Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05:02 WIB
Menteri Sosial Saifullah Yusuf.

JAKARTA - Kementerian Sosial (Kemensos) menyampaikan capaian positif mengenai 132.272 keluarga penerima manfaat (KPM) bantuan sosial (bansos) yang terbebas dari status kemiskinan atau tergraduasi pada triwulan ketiga 2026.

Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf di Jakarta pada Rabu menjelaskan bahwa jumlah KPM yang naik kelas tersebut mencakup peserta Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT)/Sembako.

"Total ada 132.272 KPM yang naik kelas atau graduasi dari bantuan sosial," kata dia.

Rincian capaian tersebut meliputi 81.000 KPM dari bansos BPNT/Sembako serta 51.272 KPM dari bansos PKH yang dinilai telah mencapai kemandirian ekonomi.

Pusat Data (Pusdatin) Kemensos mencatat perubahan status kelulusan KPM ini merujuk pada pemutakhiran data yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) secara berkala tiap tiga bulan.

Hasil pemutakhiran BPS yang diterima tiap tanggal 10 pada bulan penyaluran disaring kembali oleh petugas gabungan BPS dan Kemensos untuk memvalidasi ketepatan sasaran bantuan sosial-ekonomi pemerintah.

Lewat tahapan penyaringan dan evaluasi data ini, Mensos memastikan dinamika ekonomi KPM dipantau secara terus-menerus hingga terdeteksi peningkatan kesejahteraan.

Di samping KPM yang berhasil tergraduasi, pembaruan data BPS triwulan ketiga ini merekam jutaan KPM yang desil ekonominya meningkat serta ratusan keluarga yang mengundurkan diri secara sukarela.

"Selain graduasi, ada 1.665 keluarga penerima manfaat BPNT mengundurkan diri secara sukarela. Sementara bansos KPM yang dialihkan itu ada 1.641.090 keluarga penerima manfaat. Kenapa dialihkan? Karena yang pertama desil naik dan juga tidak memenuhi kriteria penerima keluarga penerima manfaat. Kesadaran masyarakat ini patut diapresiasi," kata dia.

Saifullah menganggap proses graduasi maupun pengunduran diri sukarela ini sebagai indikator keberhasilan pendataan penerima manfaat berbasis Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), yang diharapkan mempercepat pengentasan kemiskinan oleh pemerintah.

"Untuk penyaluran bantuan sosial kami di triwulan ketiga ini sampai sekarang terus berproses. Sudah lebih dari 7 juta yang disalurkan untuk PKH, dan lebih dari 12 juta untuk bantuan pangan non-tunai atau bantuan sembako. Mudah-mudahan sesuai rencana, paling tidak bulan Agustus ini sudah tuntas seluruhnya untuk 18 juta KPM," katanya.

Terkini