Tugu Insurance Cover Proyek Migas Lepas Pantai Blok Masela

Kamis, 06 Agustus 2026 | 03:29:31 WIB
Karyawan berdiskusi digerai Tugu Insurance di Jakarta.

JAKARTA - PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (TUGU) atau Tugu Insurance menyatakan kesiapannya untuk memberikan perlindungan asuransi bagi megaproyek Lapangan Gas Abadi Blok Masela yang berada di bawah naungan SKK Migas.

Direktur Teknik Tugu Insurance Fadlil Iswahyudi mengemukakan bahwa keterlibatan perseroan dalam proyek berskala besar tersebut berjalan seiring dengan keikutsertaan PT Pertamina Hulu Energi (PHE).

“Groundbreaking [proyek Masela] sudah dilakukan dan memang benar ada keterlibatan PHE di situ, itu memang menjadi tugas Tugu Pratama untuk memberikan proteksi asuransinya,” ucapnya dalam Media Meet Up di Jakarta, Kamis (6/8/2026).

Fadlil menerangkan bahwa di lingkungan SKK Migas terdapat konsorsium asuransi dengan Tugu Pratama yang dipercaya bertindak sebagai pemimpin atau leader.

Dalam wadah konsorsium tersebut, terdapat beberapa entitas perusahaan asuransi lain yang turut berpartisipasi, di mana Tugu Insurance memegang mandat untuk mengoordinasikan seluruh operasional agar berjalan optimal.

Menurut analisisnya, tantangan utama dari proyek ini terletak pada besarnya skala investasi yang berpotensi menjadi proyek migas lepas pantai (offshore) terbesar di dunia, sehingga membutuhkan nilai pertanggungan yang teramat fantastis.

“Nilai proyeknya sendiri bisa mencapai lebih dari US$20 miliar sampai US$30 miliar . Sementara kapasitas asuransi untuk proyek offshore di seluruh dunia kira-kira sekitar US$5 miliar sampai US$6 miliar. Jadi kapasitas dari berbagai perusahaan di seluruh dunia akan dikumpulkan untuk meng-cover proyek Masela. Bisa dibayangkan betapa besarnya proyek ini,” jelasnya.

Oleh sebab itu, Fadlil menilai hal ini menjadi tantangan tersendiri sekaligus kewajiban untuk mengorkestrasikan kapasitas pasar global agar selaras dengan kebutuhan proyek, baik dari aspek cakupan perlindungan maupun ketentuan polis.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto meresmikan peletakan batu pertama (groundbreaking) Proyek LNG Abadi Blok Masela yang dikembangkan oleh Inpex Corporation di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku, Kamis (16/7/2026).

"Alhamdulillah hari ini kami mulai pembangunan, dan pembangunan tidak boleh terhambat. Harus selesai dalam waktu sesingkat-singkatnya," kata Prabowo saat peresmian.

Untuk diketahui, proyek bernilai US$20,9 miliar atau sekitar Rp376,02 triliun (dengan asumsi kurs Rp17.991 per dolar AS) tersebut ditargetkan mulai berproduksi pada rentang tahun 2029–2030 demi memperkuat ketahanan energi nasional.

Secara geografis, Blok Masela berlokasi sekitar 750 kilometer di sebelah selatan Ambon, Maluku, dengan kedalaman laut berkisar antara 400 meter hingga 800 meter. Wilayah kerja ini berbatasan langsung dengan perairan Australia, namun seluruh cakupan blok berada penuh di dalam wilayah kedaulatan Indonesia.

Terkini