Rahasia Umur Panjang: 12 Makanan Utama Komunitas Blue Zones

Senin, 10 Agustus 2026 | 01:08:01 WIB
Ilustrasi Jagung [FOTO: NET].

Mengapa warga di sejumlah wilayah di dunia sanggup hidup jauh lebih panjang dibandingkan rata-rata? Berdasarkan laporan Taste.com.au, Senin (10/8/2026), rahasianya bukan terletak pada suplemen berharga fantastis, melainkan pola hidup serta asupan sederhana yang dikonsumsi sehari-hari.

Para ilmuwan melabeli kawasan tersebut sebagai Blue Zones—lima wilayah dengan tingkat harapan hidup tertinggi di dunia, yang mencakup Ikaria (Yunani), Okinawa (Jepang), Sardinia (Italia), Semenanjung Nicoya (Kosta Rika), serta Loma Linda (California, AS).

Berikut adalah 12 makanan yang rutin dikonsumsi oleh komunitas berumur panjang tersebut:

Kentang Studi di Pulau Ikaria, Yunani memperlihatkan hampir 1 dari 3 warganya mampu bertahan hingga usia 90-an tahun. Mereka menerapkan diet Mediterania khas lokal dengan mengonsumsi kentang, kacang-kacangan, dan sayur hijau yang dijuluki 'horta'. Kentang kaya akan serat serta kalium yang menyehatkan jantung.

Rumput Laut Masyarakat Okinawa dikenal sebagai salah satu populasi dengan tingkat usia terpanjang di bumi. Pola makan mereka sangat kaya rumput laut, yang bahkan dikategorikan sebagai superfood terbaru oleh para pakar gizi. Rumput laut mengandungi yodium tinggi dan antioksidan.

Keju Pecorino Di Sardinia, Italia, periset menemukan deretan pria yang sanggup hidup hingga mencapai 100 tahun. Salah satu pemicunya diperkirakan berasal dari keju pecorino lokal dari domba pemakan rumput, sehingga sangat kaya asam lemak omega-3.

Jagung Di Semenanjung Nicoya, Kosta Rika, penduduk lokal mengutamakan kerja keras, kebersamaan keluarga, dan santap malam porsi ringan. Jagung menjadi salah satu sajian terpopuler yang kerap mengisi menu makan malam mereka.

Keju Feta Masyarakat Ikaria sangat aktif, teratur tidur siang, dan menyantap makanan bernutrisi tinggi sehingga angka risiko kanker, penyakit jantung, maupun demensia jauh lebih rendah. Selain itu, asupan keju feta yang kaya kalsium turut memegang peran krusial.

Oatmeal Loma Linda di California dihuni populasi lansia yang bahagia, memiliki indeks massa tubuh (BMI) sehat, rajin berolahraga moderat, dan rutin mengonsumsi air putih. Mereka juga gemar makan oatmeal, yang telah lama diakui sebagai sumber energi sarapan terbaik.

Kacang-kacangan (Legumes) Ikaria memegang proporsi warga berusia 90 tahun tertinggi di dunia, salah satunya berkat tingginya konsumsi legum. Varian favorit mereka meliputi lentil, black-eyed peas, dan kacang garbanzo (chickpea).

Tahu Warga Kepulauan Okinawa yang diteliti para ahli terbukti mengonsumsi olahan kedelai dalam porsi tertinggi, seperti tahu. Tahu sarat akan protein nabati dan isoflavon yang menyokong kesehatan jantung serta tulang.

Ikan Salmon Peneliti mengamati komunitas Seventh-day Adventist di Loma Linda, California dan menemukan bahwa mereka tergolong paling berumur panjang di Amerika Utara. Menu harian mereka kaya akan ikan berlemak layaknya salmon yang mengandung omega-3 tinggi.

Adas (Fennel) Disajikan segar atau dimasak, adas menjadi pelengkap hidangan yang lezat. Sayuran umbi ini tinggi serat, kaya vitamin C, folat, dan kalium. Adas amat pas disandingkan dengan ikan atau untuk menambah cita rasa pada sayuran panggang musiman.

Kunyit Tren kunyit sempat marak di Australia pada 2016. Hal tersebut barangkali dipicu oleh kebiasaan warga Okinawa, Jepang, yang menerapkan pola makan kaya rempah kuning cerah ini. Rempah lain yang turut masuk daftar penunjang umur panjang mencakup mugwort dan jahe.

Pisang Penduduk pekerja keras di Semenanjung Nicoya, Kosta Rika, banyak mengonsumsi pisang untuk menjaga pasokan energi tetap optimal sepanjang hari. Mereka juga menyukai pepaya, ubi, serta buah khas Amerika Tengah yang dikenal sebagai 'peach palms'.

Terkini