Ikuti Cara Memotong Kuku Kucing yang Benar Agar Anabul Tidak Stres

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:03:01 WIB
Ilustrasi Memotong Kuku Kucing.

JAKARTA - Kegiatan memotong kuku kucing dapat menjadi tantangan tersendiri bagi para pemilik hewan peliharaan. Namun, jika kuku dibiarkan tumbuh terlalu panjang, risiko terkena cakaran akan semakin besar.

Selain berbahaya bagi pemilik, kesalahan saat menggunting kuku juga dapat memicu stres hingga melukai kucing. Pemahaman mengenai teknik memotong kuku yang tepat sangat diperlukan agar proses perawatan berjalan aman bagi kedua belah pihak.

Pemotongan kuku secara rutin juga bermanfaat untuk menjaga kuku tidak tumbuh melengkung yang dapat mengganggu kenyamanan kucing saat beraktivitas dan berjalan.

Cara Memotong Kuku Kucing yang Benar
Sebelum memulai, siapkan peralatan khusus seperti guntung kuku atau clipper yang sesuai, serta ciptakan suasana lingkungan yang tenang.

Siapkan pula kain bersih atau handuk kecil dan styptic powder untuk menghentikan pendarahan apabila terjadi luka tak sengaja.

Langkah pertama adalah memegang kucing dengan tenang. Letakkan tubuh kucing pada lekukan lengan dengan posisi menghadap ke arah depan, atau bungkus dengan handuk jika kucing tampak gelisah.

Langkah kedua, tekan perlahan bagian atas telapak kaki dan bantalan jari di bawahnya agar kuku keluar sehingga mudah untuk dipotong.

Langkah ketiga, potong bagian ujung kuku menggunakan clipper dengan sudut 45 derajat. Potong sedikit demi sedikit untuk menghindari bagian quick, yaitu area sensitif berisi pembuluh darah dan saraf.

Langkah keempat, ulangi proses tersebut pada kuku lainnya secara perlahan. Jangan memaksakan proses apabila kucing mulai menunjukkan tanda-tanda stres.

Penanganan Saat Kuku Terluka dan Intensitas Pemotongan
Jika kuku tidak sengaja terpotong hingga berdarah, tekan area luka menggunakan kain bersih atau oleskan styptic powder. Tepung maizena atau sabun batang juga dapat digunakan sebagai alternatif darurat.

Untuk kucing yang hidup di dalam rumah, pemotongan kuku idealnya dilakukan setiap 2 hingga 4 minggu sekali. Sementara kucing luar ruangan cenderung membutuhkan frekuensi yang lebih jarang karena kuku mengikis secara alami.

Terkini