Apple Dikabarkan Naikkan Harga iPhone 17 Mulai Pekan Ini

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:20:01 WIB
iPhone 17.

JAKARTA - Apple dikabarkan kembali menaikkan harga produknya setelah kebijakan serupa diterapkan pada perangkat MacBook dan iPad pada Juni lalu. Kali ini, giliran lini iPhone 17 yang dikabarkan akan mengalami kenaikan harga paling cepat mulai pekan ini.

Informasi ini bersumber dari pembocor industri Fixed Focus Digital. Meski demikian, sumber tersebut tidak dapat memastikan apakah perubahan harga akan benar-benar direalisasikan.

Selain itu, belum diketahui secara pasti apakah penyesuaian harga tersebut bakal berlaku untuk seluruh varian dalam lini iPhone 17 atau hanya terbatas pada model tertentu.

Dengan estimasi kurs acuan Rp17.850 per dolar AS, harga seri iPhone 17 setara dengan sekitar Rp10.692.150 untuk iPhone 17e yang dibanderol 599 dolar AS. Sementara itu, iPhone 17 dipasarkan 799 dolar AS atau sekitar Rp14.262.150, dan iPhone Air dijual 999 dolar AS atau setara Rp17.832.150.

Untuk varian tingkat atas, iPhone 17 Pro dibanderol 1.099 dolar AS atau setara Rp19.617.150. Model tertinggi yakni iPhone 17 Pro Max dipasarkan 1.199 dolar AS atau sekitar Rp21.402.150. Angka tersebut merupakan hasil konversi langsung, sehingga harga resmi di Indonesia diperkirakan berbeda karena faktor pajak, bea masuk, dan biaya distribusi.

Laporan yang sama juga menyebutkan bahwa Apple telah membatalkan rencana peningkatan kapasitas produksi sejumlah lini, yang semula direncanakan naik dari 15 persen menjadi 30 persen.

Namun, belum ada kejelasan mengenai komponen atau produk spesifik mana yang terdampak oleh penyesuaian skala produksi tersebut.

Di sisi lain, Apple dijadwalkan meluncurkan jajaran produk terbarunya pada September 2026. Bulan depan, model iPhone 18 Pro, iPhone 18 Pro Max, serta ponsel lipat pertamanya diproyeksikan bakal meluncur ke pasar.

Sementara itu, varian iPhone 18 standar dan iPhone 18e baru dijadwalkan meluncur pada musim semi 2027.

Selama satu tahun ke depan, iPhone 17 diposisikan sebagai produk utama. Kondisi ini memberikan alasan bagi perusahaan untuk menyesuaikan harga secara independen dari jajaran produk terbaru.

Pada Juni lalu, keputusan menaikkan harga MacBook dan iPad diambil akibat tekanan krisis chip memori global yang berlangsung sepanjang tahun.

Kenaikan tersebut menyasar MacBook Neo yang merupakan lini laptop paling terjangkau, dari harga semula 599 dolar AS menjadi 699 dolar AS.

Penyesuaian ini menjadi indikasi bahwa produsen elektronik skala global turut terdampak oleh kelangkaan komponen chip di pasar internasional.

Terkini