Giring Tegaskan Investasi Budaya Berdampak Besar bagi Pariwisata

Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:08:02 WIB
Wakil Menteri (Wamen) Kebudayaan Republik Indonesia Giring Ganesha Djumaryo saat berkunjung ke Papua Barat Daya, Selasa (11/8/2026).

JAKARTA - Wakil Menteri (Wamen) Kebudayaan Republik Indonesia Giring Ganesha Djumaryo mengungkapkan bahwasanya investasi di ranah kebudayaan turut memberikan kontribusi besar pada percepatan kemajuan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di suatu wilayah.

Menurut pertimbangannya, investasi kebudayaan memang tidak memperlihatkan hasil secara seketika layaknya proyek fisik pembangunan jalan atau jembatan, akan tetapi faedahnya bakal terasa dalam jangka panjang, terkhusus bagi sektor pariwisata, ekonomi kreatif, hingga kesejahteraan warga.

"Memang investasi di kebudayaan tidak akan langsung seperti kami membangun jalan atau membangun jembatan, tetapi saya jamin terbukti hasilnya," kata Giring saat menghadiri Jambore Pemuda Adat Domberay Tahun 2026 di Papua Barat Daya, Selasa.

Diri mencontohkan Daerah Istimewa Yogyakarta serta Bali yang dinilai sukses memajukan kebudayaan melalui sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh lapisan masyarakat.

Menurut pandangannya, pengembangan kebudayaan di kedua provinsi tersebut berimbas positif pada peningkatan sektor pariwisata, ekonomi kreatif, sekaligus tingkat kebahagiaan warga setempat.

Giring mengutarakan bahwa magnet utama yang membuat wisatawan terdorong untuk berkunjung kembali ke Indonesia bukan sekadar panorama alam, melainkan faktor manusia dan kebudayaan hidup yang ada di dalamnya.

"Kenapa turis-turis asing kembali lagi ke Indonesia? Karena manusia dan kebudayaannya. Nomor dua baru alamnya," ujarnya.

Lantaran hal itu, dirinya mengimbau Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya untuk gencar mengoptimalkan serta memajukan potensi tradisi lokal sebagai bagian dari strategi pengembangan pariwisata wilayah.

Giring turut menilai bahwa kawasan Raja Ampat mengantongi potensi daya tarik wisata yang amat luar biasa. Kendati demikian, keindahan alam tersebut patut ditopang oleh kekayaan budaya serta keramahtamahan warga agar para pelancong memiliki impresi kuat untuk datang kembali.

“Jangan sampai orang cuma sekali datang ke Raja Ampat, lihat alamnya, lalu kembali. Kenapa mereka mau balik lagi? Karena rakyat Papua Barat Daya ramah dan kebudayaannya luar biasa,” katanya.

Terkini