JAKARTA - Kantor Staf Presiden (KSP) melakukan pengawalan terhadap akselerasi realisasi investasi serta program hilirisasi nasional demi menjaga ritme pertumbuhan investasi sekaligus memperkuat nilai tambah perekonomian.
"Kantor Staf Presiden mengawal program prioritas Presiden Prabowo Subianto, dalam hal ini secara khusus untuk menjaga momentum investasi dan memperkuat hilirisasi yang semakin bermanfaat bagi perekonomian dan masyarakat," ujar Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman dalam keterangan tertulis dikutip di Jakarta, Selasa.
Dudung yang menggelar pertemuan bersama Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Wakil Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Todotua Pasaribu beserta jajaran di Gedung Bina Graha, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, mendiskusikan progres realisasi investasi nasional serta strategi mendorong investasi berkualitas, termasuk penanganan kendala investasi melalui Satuan Tugas (Satgas) Debottlenecking.
Menurut pertimbangan Dudung, ganjalan investasi yang masuk dalam perhatian utama antara lain berkaitan dengan urusan perizinan, penataan ruang, legalitas pertanahan, hingga kesiapan kawasan industri.
Penanganan atas beragam kendala tersebut dilaksanakan lewat koordinasi yang makin intensif antarkementerian/lembaga bersama pemerintah daerah guna mempercepat eksekusi investasi.
Diri turut memberikan apresiasi atas perolehan kinerja Kementerian Investasi dan Hilirisasi pada Semester I 2026 yang membukukan kenaikan investasi sebesar 7,2 persen secara tahunan (year-on-year) dengan nilai realisasi menyentuh angka Rp1.010,6 triliun.
Realisasi investasi itu pun berhasil menyerap kisaran 1,45 juta tenaga kerja secara langsung, sehingga dinilai membuktikan sumbangsih nyata investasi terhadap roda ekonomi serta pembukaan lapangan kerja baru.
Sementara itu, demi memacu percepatan agenda hilirisasi, pihak pemerintah berdampingan dengan Danantara Indonesia telah mengalokasikan 19 proyek hilirisasi prioritas yang mengantongi estimasi nilai investasi berkisar Rp228 triliun.
Sebagian dari jajaran proyek hilirisasi unggulan tersebut telah melewati tahapan peletakan batu pertama atau groundbreaking pada kurun Februari dan April 2026.
"KSP mengawal percepatan proyek-proyek tersebut agar memberi nilai tambah bagi perekonomian nasional," kata Dudung.