Peringatan HUT Ke-81 RI, Menteri P2MI Soroti Peran Pekerja Migran

Senin, 17 Agustus 2026 | 20:43:31 WIB
Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin.

JAKARTA - Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin dalam peringatan HUT Ke-81 Republik Indonesia pada Senin (17/8) menyatakan bahwa pekerja migran Indonesia memegang peran vital sebagai pahlawan ekonomi negara.

"Hari Kemerdekaan adalah pengingat bahwa negara harus hadir untuk seluruh rakyatnya tanpa terkecuali. Pekerja Migran Indonesia adalah pejuang ekonomi bangsa. Memastikan keselamatan, keadilan, dan kesejahteraan mereka adalah bentuk nyata dalam mewujudkan Indonesia yang berdaulat," kata Mukhtarudin.

Dalam penyampaiannya di Jakarta, Senin, Menteri P2MI menganggap peringatan kemerdekaan sebagai pijakan krusial dalam memperkokoh ketegasan negara guna menjaga serta menghargai para pejuang keluarga yang tersebar di mancanegara.

Menurutnya, slogan perayaan HUT ke-81 RI tahun 2026 yakni "Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur" gambaran nyata dari arah prioritas pembangunan nasional untuk meraih kemandirian, keadilan, serta kemakmuran bersama.

Makna kemerdekaan beserta pesan dalam slogan tersebut, urai Mukhtarudin, semestinya tak cuma dirasakan oleh warga di tanah air, melainkan wajib menjangkau para pekerja migran Indonesia yang sedang berjuang di luar negeri.

Ia turut menyerukan kepada segenap masyarakat Indonesia untuk memanfaatkan momen ini demi mempererat kebersamaan dan gotong royong dalam menghadapi dinamika persoalan dunia.

"Dengan persatuan, kerja keras, dan keberpihakan kepada kepentingan rakyat, kami optimistis Indonesia semakin kuat, mandiri, berdaulat, adil, dan makmur," katanya.

Ia pun menaruh harapan agar gelora kemerdekaan senantiasa mengilhami seluruh komponen bangsa untuk menghadirkan bakti terbaik bagi tanah air.

"Mari kami jadikan semangat kemerdekaan ini untuk terus melangkah maju, memperkuat kolaborasi, dan memastikan seluruh pekerja migran Indonesia terlindungi dari hulu hingga hilir demi mewujudkan Indonesia berdaulat, adil, dan makmur," kata Menteri P2MI.

Terkini