Laba Bersih Energi Mega Persada Melonjak Jadi Rp807 Miliar di 2026

Selasa, 18 Agustus 2026 | 03:58:31 WIB
Salah Satu Kilang Milik PT Energi Mega Persada Tbk.

JAKARTA - Emiten Grup Bakrie PT Energi Mega Persada Tbk. (ENRG) mencatatkan peningkatan kinerja keuangan pada semester I/2026.

ENRG sukses mencetak laba bersih mencapai US$45,2 juta atau setara Rp807,7 miliar sepanjang paruh pertama 2026.

Merujuk laporan keuangan perseroan, ENRG membukukan penjualan sebesar US$283,37 juta, yang setara dengan Rp5,05 triliun.

Capaian penjualan tersebut terangkat 18,51% dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya senilai US$239,1 juta.

Perolehan penjualan ini disumbang oleh penjualan dari perusahaan minyak dan gas bumi dengan total US$269,72 juta, yang terdiri atas penjualan gas bumi US$163,3 juta serta minyak mentah US$110 juta.

Sementara itu, kontribusi penjualan dari sektor infrastruktur minyak dan gas bumi ENRG menyentuh angka US$13,64 juta.

Ditinjau dari sisi pelanggan, ENRG memasok migas ke TIS Petroleum (Asia) Pte. Ltd. sebesar US$43,19 juta, PT Pertamina Patra Niaga sebesar US$92,25 juta, serta PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) sebesar US$67,41 juta.

Chief Executive Officer & Presiden Direktur EMP Syailendra S. Bakrie menyampaikan bahwa ENRG membukukan performa keuangan yang kokoh pada semester pertama 2026, ditopang oleh kontribusi berkelanjutan dari portofolio aset yang berproduksi serta kenaikan pendapatan perseroan.

“Di masa mendatang, kami akan tetap fokus untuk mengoptimalkan aset yang sudah ada, melanjutkan berbagai inisiatif pertumbuhan, serta menjaga disiplin dalam pelaksanaan di lapangan untuk mendukung pertumbuhan jangka panjang yang berkelanjutan,” kata Syailendra dalam keterangan resminya, Selasa (18/8/2026).

Chief Financial Officer & Wakil Presiden Direktur ENRG Edoardus Ardianto menuturkan bahwasanya ENRG konsisten menerapkan pendekatan yang prudent dalam mengelola sumber daya keuangan beserta kebutuhan pendanaan perseroan.

“Kami tetap fokus dalam mendukung kegiatan usaha Perseroan, dengan tetap menjaga fleksibilitas keuangan dan dan pengelolaan keuangan yang efektif,” ucapnya

Terkini