Produksi Emas Tambang Pani Naik 8 Kali Lipat, Ditopang Operasi Heap Leach

Jumat, 28 Agustus 2026 | 09:06:00 WIB

DAILYENERGI.COM — Lompatan produksi ini menandai fase ekspansi signifikan bagi EMAS di tengah upaya perusahaan memperbesar skala operasi tambangnya. Presiden Direktur EMAS, Boyke P. Abidin, menyebut pencapaian ini sebagai momentum pertumbuhan penting bagi perseroan.

Dua Mesin Produksi Andalan

EMAS mengandalkan dua metode produksi untuk mendongkrak output emas dari Pani. Selain heap leach yang sudah beroperasi, perusahaan juga tengah membangun fasilitas Carbon-in-Leach (CIL) berkapasitas 12 juta ton per tahun. Pengecoran beton pertama untuk fasilitas ini dijadwalkan dimulai pada awal kuartal IV-2026.

Kapasitas CIL tersebut nantinya berpotensi digandakan hingga 24 juta ton per tahun. Dengan dua jalur produksi ini, EMAS menargetkan Pani menjadi tambang emas berumur panjang yang menjadi penopang pertumbuhan jangka panjang.

Percepatan Kapasitas Heap Leach

Di sisi heap leach, pembangunan Cell 1 dan Cell 2 telah rampung. Kapasitas keduanya akan kembali ditingkatkan melalui peninggian tanggul hingga akhir tahun 2026. Perusahaan juga telah memulai pembangunan Cell 3 yang ditargetkan selesai pada 2027.

Setelah seluruh sel selesai, total kapasitas heap leach diperkirakan mencapai 62 juta ton bijih. Percepatan pembangunan ini dilakukan untuk memastikan pasokan bijih tetap terjaga seiring meningkatnya target produksi.

Infrastruktur Pendukung dan Pasokan Listrik

Untuk menunjang operasional, EMAS menyiapkan infrastruktur pendukung bersama PLN. Fasilitas tailing dan tambahan pasokan listrik menjadi fokus utama agar produksi berjalan stabil. Langkah ini penting mengingat operasi tambang skala besar membutuhkan energi listrik yang andal dan berkelanjutan.

Dengan kombinasi produksi heap leach yang meningkat dan CIL yang segera dibangun, EMAS optimistis dapat memperkuat posisinya sebagai pemain utama di industri emas nasional. Keberhasilan ramp-up di Pani menjadi indikator awal kemampuan perusahaan mengeksekusi proyek ekspansi tepat waktu.

Terkini