Alcaraz Menang Mudah atas Safiullin di Babak Pertama US Open

Selasa, 01 September 2026 | 16:38:01 WIB
Carlos Alcaraz. [Foto: Getty Images]

JAKARTA - Carlos Alcaraz membuka usahanya dalam mempertahankan mahkota US Open lewat kemenangan meyakinkan atas Roman Safiullin 6-4, 6-4, 6-4 pada putaran pertama di Arthur Ashe Stadium, New York, AS, Selasa (1/9/2026) WIB.

Petenis asal Spanyol yang berada di peringkat tiga dunia itu tampil impresif sepanjang laga berdurasi dua jam 22 menit, sekaligus menandai momen kembalinya ke pentas tunggal usai absen sekitar empat bulan akibat cedera pergelangan tangan.

"Saya mengalami lima bulan yang sangat sulit, jadi bisa kembali ke Arthur Ashe dan bertanding lagi. Saya tidak bisa memilih turnamen yang lebih baik untuk kembali selain US Open di New York," kata Alcaraz seusai pertandingan, dikutip dari ATP.

Alcaraz sebelumnya sudah melakoni comeback kompetitif saat bertanding di nomor ganda campuran US Open bersama Serena Williams pekan lalu. Kendati demikian, partai menghadapi Safiullin ini menjadi penampilan tunggal pertamanya sejak April.

Menggunakan pelindung lengan berwarna putih di tangan kanannya, Alcaraz sempat berlaga dengan hati-hati pada awal duel, terutamanya sewaktu melepaskan servis dan forehand.

Namun, ia sanggup menguasai ritme dengan cepat lalu menghentak penonton Arthur Ashe Stadium lewat pukulan forehand winner berkecepatan 95 mil per jam untuk mematahkan servis Safiullin pada gim ketujuh.

Alcaraz tidak menunjukkan gangguan kendala fisik di sepanjang laga dan mampu menjaga keunggulannya hingga mengunci kemenangan tiga set langsung.

"Saya punya sedikit keraguan mengenai pertandingan ini, saya tidak akan berbohong. Saya berpikir apakah saya bisa bertahan dalam pertandingan lima set, apakah saya bisa bermain empat atau lima set," ujar Alcaraz.

"Tetapi saya mencoba melupakan semuanya dan fokus pada hal-hal yang harus saya lakukan serta hal-hal yang ingin saya tingkatkan. Saya hanya berpikir, mari kami lihat apa yang akan terjadi dalam pertandingan."

Safiullin, yang dikenal memiliki gaya main menekan, sebenarnya memperoleh beberapa kans untuk menyulitkan Alcaraz. Petenis asal Rusia itu mendapatkan enam peluang break, namun cuma bisa mengonversi satu di antaranya.

Alcaraz berhasil menggagalkan lima dari enam break point yang mengancamnya dan kembali membuktikan kepiawaiannya menaikkan standar permainan di momen-momen krusial.

Hasil positif ini menjaga rekor bersih Alcaraz menjadi 8-0 pada turnamen Grand Slam sepanjang 2026. Ia sebelumnya merengkuh trofi Australian Open pada Januari lalu guna melengkapi koleksi mahkota Grand Slam sepanjang kariernya.

Alcaraz juga mengintip peluang menjadi petenis pertama setelah Roger Federer yang berhasil mempertahankan trofi US Open. Federer sebelumnya menguasai podium New York lima kali beruntun pada 2004 sampai 2008.

Di babak kedua, Alcaraz bakal menantang petenis asal Portugal Jaime Faria yang sukses memulangkan wakil tuan rumah Jenson Brooksby.

"Level tenisnya pasti akan lebih baik. Namun, saya sangat senang dengan level permainan saya di pertandingan pertama setelah empat bulan," kata Alcaraz.

"Saya pikir saya bermain tenis dengan baik dan bangga dengan penampilan itu. Tetapi saya membutuhkan lebih banyak pertandingan untuk kembali mendapatkan ritme turnamen dan pertandingan. Saya yakin akan semakin baik setiap harinya."

Alcaraz menuturkan hal yang paling membuatnya puas dari laga comeback ini yakni kemampuannya mengendalikan beban mental, termasuk rasa cemas serta keraguan yang sempat hadir akibat rehat panjang.

"Hal yang paling saya banggakan adalah mentalitas saya, bagaimana menghadapi semuanya, rasa gugup dan keraguan di kepala, lalu tetap melanjutkan pertandingan," ujar Alcaraz.

Terkini