Harga BBM Pertamina Naik per 1 September 2026, Pertamina Dex Tembus Rekor Rp 25.200 per Liter

Kamis, 03 September 2026 | 08:24:00 WIB

DAILYENERGI.COM — PT Pertamina Patra Niaga resmi menyesuaikan harga jual produk non-subsidi mulai Selasa, 1 September 2026. Penyesuaian ini berlaku nasional dan tercermin pada transaksi Rabu, 2 September 2026.

Kenaikan tidak menyeluruh. Harga Pertalite dan Biosolar subsidi tetap dipatok rendah, masing-masing Rp 10.000 dan Rp 6.800 per liter. Artinya, beban tambahan hanya ditanggung konsumen kendaraan bermesin berperforma tinggi.

Mengapa Harga Non-Subsidi Naik?

VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, menyebut penyesuaian harga hanya menyentuh sebagian produk non-subsidi, yaitu Pertamax Turbo, Pertamina Dex, dan Dexlite. Adapun Pertamax 92 dan Pertamax Green 95 tidak berubah.

"Hal ini dilakukan dengan memperhatikan keekonomian, daya beli dan kondisi sosial masyarakat," ujar Kitty dalam keterangan resmi, dikutip Selasa (1/9/2026).

Kenaikan ini otomatis membebani biaya operasional pemilik SUV premium bermesin diesel serta kendaraan niaga berbahan Dexlite. Namun, transportasi umum berbasis Biosolar subsidi dipastikan aman.

Berikut harga terbaru untuk pembelian Rabu, 2 September 2026.

Zona Jawa: Termurah untuk Turbo

Pulau Jawa (DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur) mencatat harga Pertamax Turbo Rp 19.600 per liter. Pertamina Dex dibanderol Rp 25.200 per liter.

Pertamax Green 95, bahan bakar ramah lingkungan dengan campuran etanol, ikut disesuaikan di wilayah Jawa. Harganya naik dari Rp 16.600 menjadi Rp 19.150 per liter.

Sumatera: Variasi Harga Cukup Timpang

Wilayah Sumatera bagian utara (Aceh, Sumatera Utara) mematok Pertamax Turbo di angka Rp 20.000 per liter. Sementara Pertamina Dex di sana mencapai Rp 25.750 per liter.

Kondisi berbeda di Sumatera Barat, Riau, dan Kepulauan Riau. Ketiga provinsi itu menjadi wilayah termahal untuk Dexlite dengan harga Rp 24.750 per liter.

Namun, konsumen di kawasan Free Trade Zone (FTZ) Sabang dan Batam justru menikmati harga lebih miring lantaran insentif pajak. Pertamax di Sabang misalnya, hanya dijual Rp 14.950 per liter—jauh di bawah harga di Jawa yang mencapai Rp 15.950.

Kalimantan hingga Papua: Rata-Rata Sama, Ada Satu Pengecualian

Untuk wilayah Kalimantan, Sulawesi, Maluku, hingga Papua, harga Pertamax Turbo konsisten di angka Rp 20.000 per liter. Pertamina Dex dibanderol Rp 25.750 per liter.

Satu pengecualian terjadi di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Utara. Harga produk Turbo di dua provinsi ini lebih tinggi Rp 450 per liter dibanding wilayah sekitarnya.

Pertamina mengimbau konsumen mengecek harga resmi di wilayah masing-masing melalui aplikasi MyPertamina atau SPBU terdekat sebelum melakukan pembelian.

Terkini