OMED Pastikan Harga Masker Tetap Normal serta Pacu Jumlah Produksi

Senin, 07 September 2026 | 05:14:01 WIB
Ilustrasi Pekerja PT Jayamas Medica Industri Tbk. (OMED).

JAKARTA — PT Jayamas Medica Industri Tbk. (OMED), produsen alat kesehatan dengan merek OneMed, memastikan tidak menaikkan harga seluruh jenis produk maskernya di tengah rumor kenaikan harga yang marak berhembus.

Penegasan tersebut disampaikan untuk merespons riuhnya informasi mengenai lonjakan harga masker seiring meningkatnya aksi borong oleh masyarakat usai erupsi Gunung Anak Krakatau menyebarkan abu vulkanik.

Sekretaris Perusahaan Jayamas Medica Industri, Daniel Kurniawan, menyatakan bahwa patokan harga resmi masker OneMed tetap stabil dan tidak mengalami penyesuaian di seluruh kanal penjualan, baik secara daring lewat official store maupun luring.

“Menanggapi isu yang beredar, kami menegaskan bahwa OneMed tidak menaikkan harga untuk seluruh jenis produk masker kami. Harga resmi kami tetap stabil dan tidak berubah di semua saluran penjualan, baik online (official store) maupun offline,” kata Daniel dalam keterbukaan informasi, Senin (7/9/2026).

Daniel menambahkan bahwa aktivitas manufaktur OneMed berlangsung tanpa kendala dan perseroan terus menggenjot kapasitas produksi guna mengimbangi lonjakan permintaan pasar. Perseroan memegang komitmen untuk menjamin ketersediaan serta keterjangkauan produk kesehatan bagi publik.

Pihak OMED mengimbau masyarakat untuk bertransaksi melalui official store atau mitra distributor resmi demi mengamankan kepastian mutu dan harga. Perseroan menegaskan bahwa harga di atas batas kewajaran yang ditemukan di pasaran merupakan keputusan sepihak dari penjual pihak ketiga di luar kendali OMED.

Menilik dari sisi kinerja, perseroan sukses membukukan penjualan bersih mencapai Rp1,167 triliun pada semester I/2026, terangkat 26 persen secara tahunan dari posisi Rp925,8 miliar pada semester I/2025.

Lompatan lebih tinggi tercatat pada perolehan laba bersih yang menembus Rp221,5 miliar, atau melejit 43,2 persen dibandingkan capaian Rp154,7 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Terkini