Perkembangan Harga Pangan Hari Ini Beras Naik Cabai Rawit Melambung

Selasa, 08 September 2026 | 03:26:01 WIB
Ilustrasi Pedagang sedang memilah Cabai rawit.

JAKARTA - Perkembangan harga pangan nasional di pasar tradisional pada Selasa (8/9/2026) terpantau bergerak bervariasi. Kenaikan nilai jual melanda komoditas beras, seluruh varian cabai, daging ayam, daging sapi, gula pasir lokal, minyak goreng curah, minyak goreng kemasan bermerek II, hingga telur ayam.

Berdasarkan publikasi data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Bank Indonesia per 8 September 2026, patokan harga bawang merah ukuran sedang melandai 0,91 persen menjadi Rp38.100 per kilogram. Lalu harga bawang putih ukuran sedang ikut merosot 0,13 persen ke posisi Rp39.500 per kilogram.

Memasuki kelompok beras, varian kualitas bawah I terangkat 0,34 persen menjadi Rp14.900 per kilogram, sejalan dengan beras kualitas bawah II yang merangkak 0,34 persen di level Rp14.700 per kilogram.

Adapun beras tipe medium I bertahan di angka Rp16.550 per kilogram, sedangkan beras kualitas medium II menguat 0,61 persen menjadi Rp16.400 per kilogram. Untuk beras kualitas super I merangkak 0,28 persen menjadi Rp17.850 per kilogram, serta beras kualitas super II konsisten di posisi Rp17.300 per kilogram.

Lompatan harga lebih dominan terjadi pada sektor cabai. Komoditas cabai merah besar terangkat 3,45 persen menjadi Rp53.900 per kilogram, kemudian cabai merah keriting melonjak 6,37 persen menyentuh Rp60.150 per kilogram.

Sementara itu, pasokan cabai rawit hijau naik 4,47 persen ke angka Rp64.250 per kilogram. Komoditas cabai rawit merah membukukan lonjakan paling tajam yaitu 11,21 persen hingga tembus Rp91.300 per kilogram.

Pada ranah sumber protein hewani, harga daging ayam ras segar merangkak 0,35 persen menjadi Rp42.700 per kilogram. Nilai jual daging sapi kualitas I naik tipis 0,1 persen di posisi Rp152.150 per kilogram, disusul daging sapi kualitas II yang naik 0,21 persen menjadi Rp143.000 per kilogram.

Selanjutnya, harga komoditas telur ayam ras segar tercatat merangkak naik 0,85 persen menjadi Rp29.800 per kilogram.

Pada kategori gula, varian gula pasir kualitas premium menyusut 0,25 persen di kisaran Rp20.300 per kilogram. Sebaliknya, gula pasir lokal justru terangkat 0,26 persen menuju Rp19.100 per kilogram.

Lalu untuk minyak goreng, harga minyak goreng curah merangkak 0,24 persen menjadi Rp20.500 per kilogram. Nilai jual minyak goreng kemasan bermerek I melandai 0,21 persen di angka Rp24.300 per kilogram, sedangkan minyak goreng kemasan bermerek II terangkat 0,21 persen menjadi Rp23.500 per kilogram.

Melalui dinamika pergerakan tersebut, kecenderungan kenaikan harga tampak mendominasi deretan bahan pangan pokok pada 8 September 2026. Sektor hortikultura cabai mencatat lonjakan paling drastis, khususnya cabai rawit merah yang berada di level Rp91.300 per kilogram.

Di sisi lain, pergerakan melandai atau penurunan harga hanya dicatatkan oleh komoditas bawang merah, bawang putih, gula pasir premium, serta minyak goreng kemasan bermerek I.

Terkini