Bukit Asam Bidik Target Produksi Batu Bara 49,55 Juta Ton di 2026

Selasa, 08 September 2026 | 04:09:31 WIB
Pekerja meninjau tambang batu bara milik PT Bukit Asam Tbk (PTBA) di Tanjung Enim.

JAKARTA - PT Bukit Asam Tbk. (PTBA) menyatakan rasa optimistis untuk memenuhi target produksi batu bara sebanyak 49,55 juta ton hingga penutupan tahun, kendati pencapaian pada semester I/2026 sempat merosot 10 persen secara tahunan.

Perseroan membukukan penurunan volume produksi batu bara sebesar 10 persen YoY menjadi 19,45 juta ton pada semester I/2026. Meski demikian, laju produksi berhasil melonjak hingga 94 persen secara kuartalan pada awal tahun ini.

Curah hujan yang tinggi menjadi pemicu utama tertahannya laju produksi pada kuartal I/2026. Namun, penurunan tersebut berhasil ditekan lewat perbaikan stripping ratio dari 6,17x menjadi 5,26x pada paruh pertama 2026 dibanding periode 2025.

Capaian angka tersebut lebih unggul ketimbang target acuan internal perseroan sebesar 5,63x sepanjang tahun ini, yang menandakan tingkat efisiensi operasional tambang berjalan semakin optimal.

Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PT Bukit Asam Tbk. Una Lindasari menegaskan keyakinannya bahwa perseroan sanggup merealisasikan target yang telah ditetapkan.

"Rata-rata produksi pada dua bulan terakhir di atas 5 juta per bulan, sehingga kami bisa mencapai target," ujar Una dalam Public Expose Live PTBA, Senin (7/9/2026).

Sementara itu, volume penjualan batu bara PTBA tercatat melandai 2 persen secara tahunan menjadi 21,10 juta ton, setelah pada semester I/2025 perseroan sanggup menjual sebanyak 21,62 juta ton batu bara.

Kinerja penjualan sepanjang semester I/2026 dinilai tetap tangguh walaupun sempat diwarnai hambatan transportasi sementara, berkat pengelolaan stok yang efektif dalam memenuhi permintaan pasar.

Komposisi pemasaran batu bara perseroan tetap seimbang untuk pasar lokal maupun ekspor, dengan kontribusi pasar domestik mencapai 51 persen serta sisanya dikirim ke Vietnam (12%), Bangladesh (10%), Kamboja (7%), hingga India (6%).

Dari sisi finansial, PTBA sukses mengantongi pendapatan senilai Rp22,03 triliun pada semester I/2026, tumbuh 8 persen dari Rp20,45 triliun pada periode yang sama tahun lalu berkat kenaikan Indonesian Coal Index (ICI) dan optimalisasi bauran penjualan.

Terkini

HP Lipat Lebar Xiaomi 18 Fold Rilis Bawa Kamera Leica 200 MP

Selasa, 08 September 2026 | 05:19:02 WIB

iPhone 18 dan HP Lipat Apple Mengalami Kenaikan Harga

Selasa, 08 September 2026 | 05:13:01 WIB

Huawei dan Xiaomi Rilis HP Lipat Baru Saingi Apple Besok

Selasa, 08 September 2026 | 05:07:01 WIB