Perkuat Pertahanan, Nias Barat Hibahkan 30 Hektare Lahan TNI

Sabtu, 12 September 2026 | 16:57:02 WIB
Bupati Nias Barat Eliyunus Waruwu saat bertemu Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) Donny Ermawan Taufanto di Jakarta [FOTO: NET].

JAKARTA - Pemerintah Kabupaten Nias Barat menyediakan alokasi lahan seluas 30 hektar guna menopang pembangunan fasilitas TNI. 

Muatan rencana tersebut dipaparkan langsung oleh Bupati Nias Barat, Eliyunus Waruwu, tatkala menggelar audiensi bersama Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan), Donny Ermawan Taufanto, di Jakarta, Jumat (11/9/2026).

“Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap upaya memperkuat pertahanan negara, Pemerintah Kabupaten Nias Barat telah menyiapkan lahan seluas 30 hektare yang diproyeksikan untuk pembangunan fasilitas TNI,” demikian bunyi keterangan Kemhan RI dikutip dari laman resmi Kemhan, Sabtu (12/9/2026).

Dalam ajang pertemuan itu, Eliyunus menguraikan bahwasanya Nias Barat memegang letak posisi geografis yang krusial lantaran berbatasan langsung dengan perairan Samudra Hindia. Kawasan tersebut juga melingkupi deretan pulau terluar yang dinilai memegang peran strategis bagi kedaulatan pertahanan dan keamanan.

”Namun demikian, kondisi tersebut juga diiringi dengan tantangan dalam menjaga keamanan dan kedaulatan wilayah maritim,” jelas keterangan.

Di samping pemenuhan fasilitas pertahanan, Eliyunus turut mengharapkan kucuran dukungan pemerintah pusat demi memenuhi ketersediaan infrastruktur dasar warga di area kepulauan, layaknya pasokan air bersih, akses jalan, hingga jaringan listrik.

“Dukungan tersebut dinilai penting untuk memperkuat konektivitas, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sekaligus mendukung penguatan pertahanan dan keamanan di wilayah perbatasan dan kepulauan,” demikian bunyi keterangan Kemhan RI.

Merespons usulan tersebut, Donny menyuarakan apresiasi atas komitmen sokongan Pemkab Nias Barat terhadap eksistensi kehadiran TNI, termasuk penerimaan warga masyarakat terhadap Batalyon Teritorial Pembangunan (Yonif TP).

“Wamenhan menegaskan bahwa kehadiran satuan TNI tidak hanya berfungsi sebagai sabuk pengaman pertahanan (safety belt), tetapi juga hadir untuk mengatasi kesulitan rakyat dan mendorong perputaran ekonomi daerah,” tegas keterangan Kemhan.

Donny untuk tahap berikutnya bakal meneruskan deretan poin usulan Pemkab Nias Barat kepada Menteri Pertahanan untuk ditindaklanjuti sesuai koridor kewenangan dan kebijakan pemerintah.

Terkini