Dorong Ekonomi, MTQ Nasional XXXI Libatkan UMKM 35 Provinsi

Sabtu, 12 September 2026 | 18:12:32 WIB
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen [FOTO: NET].

JAKARTA - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memaksimalkan ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 selaku sarana pendorong ekonomi dengan merangkul para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) asal 35 provinsi. 

Deretan agenda pameran serta bazar UMKM ditempatkan di Gama Plaza, Lapangan Parkir Eks E Plaza, Kota Semarang, terhitung sejak Sabtu (12/9/2026). Rangkaian perhelatan MTQ Nasional XXXI sendiri dihelat sepanjang 11—20 September 2026.

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengutarakan bahwasanya keikutsertaan UMKM lintas provinsi ditujukan guna memperlebar jangkauan pasar sekaligus mempopulerkan ragam produk unggulan Nusantara kepada jajaran tamu beserta kontingen delegasi.

“Kami ingin mengenalkan UMKM dari seluruh Nusantara. Momentum ini menjadi sarana promosi untuk membuka peluang pasar baru,” ujar Taj Yasin usai acara Malam Taaruf di Halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah, Jumat (11/9/2026).

Taj Yasin yang turut mengemban amanat sebagai Ketua Panitia MTQ Nasional XXXI menjelaskan bahwasanya perhelatan ini dikonsep tak sebatas ajang persaingan syiar keagamaan, melainkan pula sebagai motor penggerak dinamika ekonomi daerah melalui wadah etalase produk antarwilayah.

Pada momen serupa, Menteri Agama RI Nasaruddin Umar melayangkan apresiasi atas kesiapan Jawa Tengah bertindak selaku tuan rumah usai menanti selama 47 tahun. Ia mendata skala partisipasi pada perhelatan MTQ periode ini menjadi yang tertinggi, beriringan dengan dibukanya deretan cabang perlombaan baru.

"Tradisi MTQ di Indonesia memiliki keterlibatan masyarakat yang luas dari tingkat daerah hingga nasional. Penyelenggaraan tahun ini juga mencatatkan kehadiran kepala daerah yang signifikan sejak agenda awal," kata Nasaruddin.

Terkini