JAKARTA - Pemerintah memberikan prioritas kepada pendaftar baru untuk menyaksikan langsung upacara peringatan Hari Ulang Tahun Ke-81 Republik Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.
Dalam keterangan pers usai menghadiri rapat di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, Prasetyo menjelaskan bahwa pihak panitia akan meninjau riwayat pendaftaran para calon pengunjung.
Pada perayaan tahun ini, Istana membagi kuota penonton dengan mengutamakan warga yang belum pernah mengikuti acara tersebut secara langsung.
"Bukan tidak boleh (ikut lagi), tetapi kami akan mencoba membagi porsi dengan berusaha memprioritaskan bagi saudara-saudara kami, masyarakat kami yang belum pernah sama sekali. Jadi, kami bagi porsinya itu," kata Mensesneg.
Pihak Istana sendiri telah menggelar proses perburuan tiket atau war undangan tersebut pada 5 hingga 9 Agustus 2026.
Menurut Prasetyo, selama empat hari masa pendaftaran dibuka, jumlah pendaftar tercatat melonjak hingga mencapai lebih dari 336 ribu orang.
Pada awalnya, panitia hanya menyediakan kapasitas sebanyak 5.500 kursi. Namun, melihat antusiasme masyarakat yang sangat tinggi, Istana akhirnya menambah satu blok tempat duduk baru untuk 3.400 orang.
"Nanti tentu akan kami bagi menjadi dua sesi, yaitu upacara pagi dan upacara penurunan bendera," ucap Prasetyo.
Pada peringatan kemerdekaan tahun ini, pemerintah mengusung tema utama "Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur".
Tema tersebut menggambarkan arah pembangunan nasional yang menekankan pada nilai kemandirian bangsa, pemerataan keadilan, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Momen puncak peringatan HUT RI bakal diselenggarakan pada Senin, 17 Agustus 2026, yang terdiri dari Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI dan Upacara Penurunan Bendera Sang Merah Putih.
Rangkaian acara kenegaraan tersebut menjadi agenda utama perayaan kemerdekaan yang bertempat di Istana Kepresidenan, dengan melibatkan para pejabat negara, jajaran pasukan upacara, serta masyarakat penerima undangan resmi.
Selain pelaksanaan upacara resmi, warga di seluruh penjuru tanah air juga turut menyemarakkan HUT RI melalui pelbagai agenda menarik, seperti perlombaan rakyat, pentas seni budaya, hingga pengibaran bendera Merah Putih di lingkungan sekitar.