Dua Rumah Sakit Lapangan Layani Korban Gempa Patah Tulang di NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:22:31 WIB
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.

JAKARTA - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan bahwa penyakit patah tulang banyak dialami oleh penyintas gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Usai menghadiri kegiatan di Jawa Timur pada Kamis, Menkes menjelaskan keberadaan dua rumah sakit lapangan yang telah beroperasi. Fasilitas medis ini disiagakan untuk menangani korban gempa magnitudo 7,7 yang berpusat di Flores, NTT pada 15 Agustus 2026.

"Itu sudah beroperasi kemarin, dan sudah bisa melakukan operasi, terutama patah tulang karena banyak sekali yang patah tulang di (bagian) sini, (bagian) sini, sekarang sudah beroperasi dua rumah sakit itu," katanya.

Menkes menyampaikan bahwa puluhan keluarga yang terdampak musibah bencana alam telah mendapatkan penanganan medis secara intensif dari kedua rumah sakit lapangan tersebut.

Sebelumnya, Kemenkes bersama BNPB menyatakan telah mengoperasikan fasilitas penanganan medis darurat. Kehadiran rumah sakit lapangan ini ditujukan bagi para korban yang sampai saat ini masih membutuhkan perawatan kesehatan.

"Kami laporkan ada dua rumah sakit lapangan yang kami kirimkan. Di Rumah Sakit Ruteng karena cukup parah dan hari ini telah melakukan operasi di tenda, termasuk juga di Rumah Sakit Aeramo Nagekeo, kami operasikan hari ini, sudah berjalan. Dua rumah sakit ini membantu puskesmas-puskesmas yang terdampak gempa," kata Ketua Satuan Tugas (Satgas) Bencana Kemenkes Sumarjaya.

Kemenkes juga menjalin kolaborasi erat bersama Basarnas dalam menyisir wilayah serta memetakan kondisi puskesmas yang terdampak cukup parah. Langkah ini mencakup penjangkauan area yang sulit diakses seperti di Kecamatan Lamba Leda, Manggarai, dan Puskesmas Dampek di Manggarai Timur.

"Daerah di kedua puskesmas ini sangat sulit. Oleh karena itu kami mengirimkan tenaga medis darurat atau Emergency Medical Team (EMT) untuk memberikan layanan di sana dan mengevakuasi masyarakat yang memang perlu dirujuk di rumah sakit," tuturnya.

Terkini