Tim BNPB Mulai Menyisir Desa Terisolir Pascagempa di Wilayah NTT

Tim BNPB Mulai Menyisir Desa Terisolir Pascagempa di Wilayah NTT
Sejumlah warga terpaksa mendirikan tenda darurat secara swadaya karena rumah mereka tidak lagi layak dihuni di Kecamatan Cibal Barat, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT).

JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mulai menyisir desa-desa terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang sulit diakses. Langkah ini diambil untuk mengidentifikasi kebutuhan warga dan mempercepat penyaluran bantuan.

Deputi Bidang Pencegahan BNPB Abdul Muhari pada Kamis menyatakan bahwa penyisiran awal dilakukan di Kecamatan Kuwus, Manggarai Barat. Asesmen difokuskan pada Dusun Coal di Desa Coal serta Dusun Dahang di Desa Pangga.

"Kami saat ini langsung ke lokasi dan melihat langsung kondisi masyarakat. Dari laporan camat sudah ada bantuan pangan dan tentu saja ini akan terus kami tindak lanjuti," kata dia.

Pihaknya menjelaskan bahwa kedua desa tersebut memerlukan perhatian khusus karena belum menerima bantuan pascagempa magnitudo 7,7. Keterbatasan akses transportasi menjadi tantangan utama tim di lapangan.

Untuk mencapai lokasi terpencil di kaki Gunung Mbeliling tersebut, tim BNPB harus menempuh perjalanan darat selama 3,5 jam dari Labuan Bajo.

Abdul mengungkapkan bahwa dampak kerusakan di wilayah tersebut tergolong parah. Hasil pendataan mencatat 148 rumah rusak, dengan rincian 101 rusak berat, 12 rusak sedang, 35 rusak ringan, serta satu warga meninggal dunia.

Musibah ini juga memaksa 1.108 jiwa mengungsi di Desa Coal, sementara lebih dari 20 keluarga di Desa Pangga memilih mengungsi secara mandiri.

Proses penyisiran ini membuktikan besarnya tantangan petugas dalam mendistribusikan logistik. Kondisi makin sulit karena banyak warga memilih tidak tinggal di posko pengungsian utama.

"Akibat trauma serta ancaman guncangan gempa susulan banyak warga mendirikan tenda di sekitar rumah yang tak rusak. Tapi kami pastikan selama masih ada pengungsi-pengungsi mandiri ini sekali lagi kami pastikan kebutuhan makanan dan permakanan terpenuhi," kata dia.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index