JAKARTA - Banderol harga iPhone 18 serta ponsel lipat perdana buatan Apple bocor ke publik menjelang acara peluncuran resmi besok. Dua varian iPhone 18 dilaporkan bakal mengalami penyesuaian harga dibanding generasi pendahulunya.
Informasi ini salah satunya bersumber dari Yousif Ayman yang membeberkan bocoran banderol dari situs Vodafone Mesir. Ia menyebut iPhone Ultra, yakni ponsel lipat Apple, dipatok seharga EGP 155.750 atau setara Rp 53,8 juta.
Sementara itu, pengguna akun @ev_downunder mengabarkan iPhone Ultra kapasitas 256 GB dilepas AUD 3.700 atau sekitar Rp 46,9 juta, varian 512 GB seharga AUD 4.200 atau sekitar Rp 53,3 juta, dan versi 1 TB dibanderol AUD 4.700 atau setara Rp 59,6 juta.
Ayman turut membeberkan nilai jual iPhone 18 Pro yang menyentuh angka EGP 98 ribu atau sekitar Rp 33 juta, sedangkan varian Pro Max mencapai EGP 105 ribu atau setara Rp 36,3 juta.
Kedua model tersebut mencatatkan lonjakan harga ketimbang lini terdahulu. Sebagai pembanding, iPhone 17 Pro 256 GB dijual EGP 88.800 atau sekitar Rp 30,7 juta dan iPhone 17 Pro Max dibanderol EGP 94.400 atau setara Rp 32,6 juta.
Kenaikan tarif ini dinilai tidak terlalu mengejutkan. TrendForce sempat memprediksi biaya pembuatan atau Bill of Material (BoM) dari iPhone 18 Pro berpotensi 40 persen lebih tinggi dibanding lini 17 Pro.
Jajaran pengamat industri pun telah memperkirakan patokan harga model Pro anyar dengan penyimpanan 256 GB bakal menembus angka 1.400 dolar AS atau setara Rp 24,6 juta.
Berdasarkan rumor yang beredar, sesi pemesanan awal untuk iPhone 18 Pro, iPhone 18 Pro Max, serta iPhone Ultra akan dibuka dua hari berselang, tepatnya pada Jumat mendatang.
Meski demikian, seluruh angka yang beredar masih sebatas kalkulasi awal. Penyesuaian harga di tiap negara dipastikan bervariasi akibat perbedaan beban pajak setempat.
Oleh karena itu, publik tetap perlu menantikan momentum saat Apple secara resmi meluncurkan jajaran ponsel terbarunya di Indonesia nanti.