Hampir 60 Persen Pengguna Samsung Galaxy S FE Berasal dari Seri A

Selasa, 08 September 2026 | 05:30:01 WIB
Samsung Galaxy S25 FE.

JAKARTA - MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia, Ilham Indrawan mengungkapkan bahwa hampir 60 persen pengguna Galaxy S Fan Edition (FE) sebelumnya merupakan pengguna Galaxy A series.

Dalam acara peluncuran Samsung Galaxy S26 FE yang digelar di bilangan Jakarta Selatan, Senin (7/9/2026), ia mengatakan banyak pengguna Galaxy A series yang melakukan upgrade ke Galaxy S FE series.

"Hal ini selalu terjadi sejak pertama kali kami meluncurkan S20 FE pada sekitar 2020. Sejak saat itu ada S21 FE, S23 FE, S24 FE, dan S25 FE tahun lalu. Selalu ada pola yang sama, yaitu banyak upgrader A-series yang masuk ke kelas flagship Samsung," ujar Ilham.

Lini Galaxy S FE merupakan seri smartphone Samsung yang membawa fitur andalan dari lini flagship Galaxy S, tetapi dipasarkan dengan harga yang lebih terjangkau.

Di Indonesia, lini Galaxy S FE mencatatkan kinerja penjualan yang cukup kuat. Bahkan, Samsung S25 FE disebut menjadi model dengan penjualan tertinggi dibandingkan seri Galaxy S FE yang pernah dijual Samsung di tanah air.

Daya tarik utama lini S FE bagi pengguna Galaxy A series terletak pada kebutuhan untuk menikmati pengalaman menggunakan smartphone kelas flagship.

"Para pengguna A series banyak yang selalu mau naik kelas. Kebutuhan untuk bisa experience smartphone flagship semakin meningkat setiap tahunnya," jelas Ilham.

Samsung kini melanjutkan lini tersebut dengan menghadirkan Galaxy S26 FE di Indonesia. Salah satu fitur unggulan yang ditawarkan terletak pada kamera dan fitur Galaxy AI bernama "MyFanCam".

Fitur tersebut bekerja dengan melacak orang yang dipilih secara otomatis sekaligus menjaga posisinya tetap di tengah bingkai video. Penyesuaian framing video juga akan mengikuti pergerakan dalam adegan.

My FanCam sebelumnya sudah hadir bersama One UI 9 di lini ponsel lipat Samsung, yakni Galaxy Z Fold 8, Galaxy Z Fold 8 Ultra, dan Galaxy Z Flip 8 pada Juli lalu. Galaxy S26 FE menjadi anggota pertama keluarga Galaxy S26 yang memperoleh fitur ini langsung dari pabrik.

Fitur pendukung lain turut disematkan, termasuk Horizontal Lock yang menjaga orientasi video tetap horizontal meski ponsel berputar saat merekam. Hadir pula Nightography dan Photo Assist untuk menyempurnakan foto lewat perintah bahasa alami.

Pada sektor fotografi, Galaxy S26 FE dibekali tiga kamera belakang yang terdiri dari kamera utama 50 MP dengan stabilisasi OIS, kamera telefoto 8 MP dengan zoom optis 3x, serta kamera ultrawide 12 MP. Kamera depannya beresolusi 12 MP dengan bidang pandang yang lebih luas.

Ketiga kamera belakang diletakkan dalam satu modul berbentuk pil memanjang yang seragam dengan desain Galaxy S26 series lainnya. Desain ini berbeda dari Galaxy S25 FE yang menempatkan tiap lensa secara terpisah tanpa modul.

Sektor layar mengusung panel Dynamic AMOLED 2X berukuran 6,7 inci dengan resolusi Full HD Plus, refresh rate 120 Hz, serta tingkat kecerahan puncak mencapai 1.900 nit.

Dapur pacunya ditenagai chipset Exynos berarsitektur 3 nm yang dipadukan dengan RAM 8 GB serta pilihan media penyimpanan internal 128 GB, 256 GB, atau 512 GB.

Sektor daya ditopang baterai berkapasitas 4.900 mAh yang mendukung pengisian cepat berdaya 45 watt serta pengisian daya nirkabel 15 watt.

Gawai ini mendukung jaringan 5G, WiFi 6E, dan Bluetooth 5.4, serta mengantongi sertifikasi IP68 untuk ketahanan terhadap debu dan air.

Perangkat ini memiliki dimensi 161,6 x 76,9 x 7,4 mm dengan bobot sekitar 193 gram. Ketebalan 7,4 mm menjadikan bodinya lebih tipis dibandingkan Galaxy S25 FE yang tebalnya sekitar 8 mm.

Samsung menjalankan sistem operasi Android 17 berbalut antarmuka One UI 9, lengkap dengan jaminan pembaruan OS hingga tujuh generasi dan pembaruan keamanan selama tujuh tahun.

Terkini