DAILYENERGI.COM — Manchester City menaklukkan Liverpool 4-2 dalam lanjutan Women's Super League di Etihad Stadium. Kemenangan dramatis ini lahir lewat gol bunuh diri Grace Fisk di menit 90 dan aksi Lauren Hemp di masa injury time, yang menyamarkan penampilan impresif sang tamu sepanjang laga.
Manchester City meneruskan start sempurna mereka di Women's Super League musim ini. Duel melawan Liverpool berjalan jauh lebih ketat dari perkiraan banyak orang, dengan gol bunuh diri Grace Fisk di menit 90 dan serangan balik Hemp di injury time yang akhirnya memastikan skor 4-2.
Dua Gol Hemp dan Assist Tak Terduga dari Fisk
Hemp membuka keunggulan City setelah menerima bola terobosan dari Carlotta Wamser, lalu melepas tembakan rendah terukur ke sudut jauh gawang. Gol itu menjadi yang pertamanya bagi City sejak Februari di Piala FA, dan yang pertama di WSL sejak derby Manchester November lalu.
Liverpool merespons cepat. Kesalahpahaman antara Wamser dan Alex Greenwood membuka ruang bagi Vivien Endemann untuk mengirim umpan ke Alice Bergström, yang dengan tenang menaklukkan kiper Ayaka Yamashita. Tak lama berselang, Endemann melepas tembakan yang sempat disentuh Yamashita namun tetap masuk ke gawang.
Khadija Shaw sempat membentur tiang gawang dari sudut sulit sebelum akhirnya menyamakan kedudukan jelang turun minum. Kiper Liverpool, Khiara Keating, sebenarnya berhasil menepis tembakan Hemp, tapi bola bergulir ke jalur Shaw yang dengan mudah menceploskan bola.
Khiara Keating Tampil Solid Meski Harus Mengakui Keunggulan City
Keating menunjukkan performa menjanjikan di babak kedua saat kembali menghadapi mantan klubnya. Penjaga gawang yang musim panas lalu pindah ke Liverpool itu melakukan penyelamatan reaksi cepat, menepis tembakan Shaw yang sudah tampak mengarah ke sudut atas gawang.
City mulai membangun tekanan dan masuknya Grace Clinton di 15 menit terakhir menambah daya gedor serangan. Umpan silangnya ke tiang dekat terlalu sulit dibersihkan Fisk, dan bola berbelok ke gawang sendiri. Hemp kemudian menutup laga dengan gol keempat lewat serangan balik cepat.
Gareth Taylor Puas dengan Performa Liverpool
Pelatih Liverpool, Gareth Taylor, menghadapi mantan timnya dan mendapat banyak sinyal positif dari penampilan anak asuhnya. "Bermain dengan cara seperti itu, kami yakin akan memenangkan banyak pertandingan musim ini," kata Taylor kepada Sky Sports.
"Yang Anda lihat adalah versi Liverpool yang lebih berkembang dibanding akhir musim lalu," ujarnya menambahkan.
Pelatih City, Andrée Jeglertz, mengakui laga berjalan sulit. "Saya sangat senang dengan mentalitas grup ini. Mereka tidak pernah berhenti percaya, terus melaju, dan pada akhirnya kami menang," tuturnya kepada Sky Sports.
City Masih Sempurna di Kandang Sejak Jeglertz Datang
Hasil ini membuat City tetap memuncaki klasemen WSL dan belum kehilangan poin di laga kandang sejak Jeglertz mengambil alih kursi pelatih pada musim panas 2025. City juga menjadi satu-satunya tim WSL dengan rekor kemenangan 100 persen setelah tiga pertandingan pembuka.
Di menit ke-13, seluruh penonton berdiri memberikan tepuk tangan untuk mengenang mendiang Matt Beard, mantan pelatih Liverpool yang wafat pada 20 September 2025. Beard memenangkan dua gelar WSL berturut-turut bersama Liverpool pada 2013 dan 2014.