Ade Astrid, Biduan Bajidor Bandung yang Tembus 44 Juta Pendengar

Ade Astrid, Biduan Bajidor Bandung yang Tembus 44 Juta Pendengar

DAILYENERGI.COM — Penyanyi dangdut bajidor asal Bandung, Ade Astrid, membangun karier musiknya dari panggung bajidoran hingga menembus jutaan pendengar lewat lagu "Jayanti". Kolaborasinya dengan Gerengseng Team membuat karya itu diputar lebih dari 44 juta kali di YouTube Music. Kini ia mulai merambah bisnis kuliner di sela kesibukannya tampil.

Ade Astrid bukan nama baru di panggung dangdut bajidoran Jawa Barat. Perempuan kelahiran Bandung, 15 April 1991, itu membangun popularitasnya lewat perpaduan pop Sunda dan dangdut klasik dengan aransemen kendang bajidor modern.

Pemilik nama lengkap Astrid Fitria Sari ini memilih jalur musik yang khas di tengah persaingan industri hiburan. Karakter vokal dan aksi panggungnya yang energik membuatnya mudah dekat dengan penonton di setiap pertunjukan.

Lagu "Jayanti" Jadi Titik Balik

Nama Ade Astrid melejit setelah berkolaborasi dengan Gerengseng Team. Salah satu karya yang mengangkat namanya adalah lagu "Jayanti" yang menjangkau jutaan pendengar.

"Lagu 'Jayanti' bahkan telah diputar lebih dari 44 juta kali melalui YouTube Music," ucap Ade Astrid saat dihubungi.

Popularitas itu membawanya ke berbagai panggung musik. Ia dikenal membawakan lagu-lagu populer seperti "Talak Tilu", "Runtah", "Domba Kuring", hingga "Bebende" dengan gaya khasnya sendiri.

Kemampuan berinteraksi dengan penonton membuat Ade dipercaya tampil di sejumlah perhelatan musik, termasuk Primaria Fest di Sukabumi.

Ekspansi ke Media Sosial

Eksistensi Ade Astrid menguat setelah aktif di media sosial. Akun TikTok @adeastrid1591 kini memiliki lebih dari 424,6 ribu pengikut.

Sementara itu, Instagram @adeastrid_91 menjadi ruang baginya membagikan aktivitas sekaligus menjalani kerja sama dengan sejumlah merek.

Merambah Bisnis Kuliner

Ade Astrid tak berhenti di dunia tarik suara. Di tengah kesibukan sebagai biduan, ia mengembangkan usaha kuliner dengan mengelola dua unit bisnis.

Dua usaha tersebut adalah Saung Gerengseng Team dan 99 Coffee. Langkah ini menandai peralihan perannya dari penyanyi panggung menjadi figur publik yang juga berkecimpung di dunia usaha.

Karier Ade Astrid menunjukkan bagaimana musisi daerah bisa memperluas jangkauan lewat platform digital. Kombinasi panggung bajidoran, media sosial, dan bisnis kuliner menjadi model yang makin umum di kalangan penyanyi dangdut Indonesia.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index