Bobby Nasution Alokasikan Rp500 Miliar untuk Infrastruktur di Nias

Bobby Nasution Alokasikan Rp500 Miliar untuk Infrastruktur di Nias
Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution [FOTO: NET].

JAKARTA - Warga Kabupaten Nias Utara menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution atas pengerjaan dan peningkatan ruas jalan Lotu-Lahewa serta Lotu-Tuhemberuwa yang mulai direalisasikan tahun ini.

Peningkatan sarana infrastruktur tersebut mencakup ruas Jalan Lotu-Lahewa sepanjang 2,5 kilometer bernilai lebih dari Rp17 miliar dan ruas Jalan Lotu-Tuhemberuwa sepanjang 4 kilometer dengan alokasi dana Rp27 miliar. Pengerjaan kedua proyek ini memanfaatkan konstruksi hotmix dan merupakan bagian dari agenda pembangunan infrastruktur Pemprov Sumut di wilayah Kepulauan Nias.

Apresiasi itu diutarakan warga pada momen kegiatan Sapa Daerah (SADA) bersama Gubernur Sumut di Kecamatan Lotu, Kabupaten Nias Utara, Kamis (6/8/2026).

Jaswin Gea, salah seorang warga Desa Hilidunda, menuturkan bahwa pengaspalan jalan tersebut merupakan asa yang telah lama ditunggu masyarakat karena menjadi akses utama penopang denyut ekonomi warga. Ia menyebutkan, ruas jalan ini belum pernah tersentuh pengaspalan sejak puluhan tahun silam.

"Jalan ini merupakan urat nadi perekonomian masyarakat. Kami sangat bersyukur karena akhirnya bisa diaspal. Ini menjadi kebahagiaan bagi masyarakat Nias Utara," ujarnya.

Warga lainnya, Tarmizi Gea, berharap pengerjaan jalan dapat diteruskan hingga menuntaskan seluruh ruas Lotu-Tuhemberuwa yang memiliki panjang sekitar 12 kilometer. Di samping itu, warga turut mengusulkan pembuatan saluran air atau drainase di sepanjang tepi jalan guna mengantisipasi kerusakan fisik jalan akibat genangan air.

Pada forum dialog tersebut, masyarakat menyampaikan ragam aspirasi dan kebutuhan lain, mulai dari sarana irigasi, jalan usaha tani, bantuan peralatan pertanian, hingga dukungan bagi pembangunan sarana ibadah.

Merespons aspirasi warga, Bobby Nasution menyampaikan bahwa pihak pemerintah akan melakukan studi serta tinjauan langsung di lapangan sebelum menetapkan langkah penanganan program yang diusulkan.

Bobby menjelaskan, usulan terkait kelanjutan pengerjaan jalan, saluran irigasi, jalan tani, maupun bantuan fasilitas keagamaan bakal dievaluasi berpatokan pada skala prioritas dan ketersediaan anggaran daerah.

"Untuk jalan tani dan kebutuhan lainnya nanti akan ditinjau langsung oleh OPD terkait. Kami lihat kondisinya di lapangan agar bantuan yang diberikan benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat," kata Bobby.

Menanggapi keluhan seputar harga pupuk yang melonjak di atas harga eceran tertinggi (HET), Bobby meminta pemerintah daerah setempat meningkatkan pengawasan serta berkoordinasi dengan aparat penegak hukum bilamana ditemukan penyimpangan dalam penyaluran pupuk bersubsidi.

Pada kesempatan itu, Bobby menegaskan kembali bahwa percepatan pembangunan infrastruktur di Kepulauan Nias menjadi salah satu program prioritas Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Ia memaparkan bahwa tahun ini Pemprov Sumut mengalokasikan dana sekitar Rp500 miliar untuk pengerjaan pembangunan di lima kabupaten/kota di kawasan Kepulauan Nias. Angka ini mengalami kenaikan jika dibandingkan dengan alokasi anggaran tahun sebelumnya yang berada pada kisaran Rp300 miliar.

"Kami datang dan berkantor di Kepulauan Nias untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus memastikan program pembangunan berjalan sesuai kebutuhan daerah," ujarnya.

Pada saat yang sama, Bupati Nias Utara Amizaro Waruwu menyampaikan terima kasih atas kepedulian Pemprov Sumut terhadap pembangunan di wilayahnya. Ia menilai, deretan program yang telah berjalan—mulai dari pengerjaan jalan, perbaikan layanan kesehatan, hingga penguatan sektor ekonomi masyarakat—memberikan dampak positif nyata bagi Nias Utara.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur atas perhatian dan dukungannya. Harapan kami pembangunan di Nias Utara terus berlanjut sehingga manfaatnya semakin dirasakan masyarakat," katanya.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index