JAKARTA - PT Bank OCBC NISP Tbk (OCBC) secara resmi menyelesaikan aksi korporasi dengan mengambil alih 99,9999 persen saham PT OCBC Sekuritas Indonesia (PTOS) dari pemegang saham terdahulu.
Langkah akuisisi ini dinyatakan efektif berlaku per 13 Agustus 2026 usai mengantongi persetujuan resmi dari pihak regulator.
Sebelumnya, kepemilikan saham PTOS dikuasai oleh Oversea-Chinese Banking Corporation Limited sebesar 98,9932 persen, PT Farnella Mandiri Utama 0,6244 persen, dan PT OCBC NISP Ventura 0,3823 persen.
Melalui tuntasnya proses akuisisi tersebut, Bank OCBC kini memegang kendali penuh dengan porsi 99,9999 persen saham atas PTOS.
Manajemen menegaskan bahwa pengambilalihan telah memperoleh izin Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Surat Nomor S-294/PM.11/2026 tertanggal 24 Juni 2026 terkait penilaian kemampuan dan kepatutan.
Selain OJK, Kementerian Hukum Republik Indonesia juga telah menerbitkan surat penerimaan pemberitahuan perubahan data perseroan pada 13 Agustus 2026.
Langkah strategis ini menjadi bagian dari konsolidasi serta penguatan struktur bisnis grup OCBC di Indonesia, khususnya pada sektor jasa perantara perdagangan efek dan pasar modal.
Dengan penguasaan saham yang terkonsolidasi, OCBC Sekuritas Indonesia dipastikan bakal beroperasi secara lebih terintegrasi dalam ekosistem bisnis OCBC secara menyeluruh.