PLN Hadirkan Pengairan Berbasis Listrik Dorong Pertanian Modern

PLN Hadirkan Pengairan Berbasis Listrik Dorong Pertanian Modern
Electrifying Agriculture.

JAKARTA - PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo (UID Suluttenggo) memperkuat komitmennya untuk mengakselerasi modernisasi dan pembaruan di sektor agraris wilayah.

Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) pilar Electrifying Agriculture, PLN menyalurkan dukungan sarana irigasi bertenaga listrik yang terpadu bagi Kelompok Tani Torout Jaya. Langkah ini bertujuan memperbarui metode pengairan, menekan beban biaya operasional, sekaligus menggenjot hasil produksi pertanian secara berkelanjutan.

General Manager PLN UID Suluttenggo, Usman Bangun, mengutarakan bahwa bidang pertanian merupakan fondasi utama roda ekonomi daerah sekaligus pilar primer daya tahan pangan nasional. Di balik ketersediaan bahan pangan harian warga, terdapat kerja keras tanpa lelah dari para petani.

Meski begitu, sektor ini senantiasa berhadapan dengan kendala yang semakin kompleks, mulai dari kelangkaan pasokan air di kala musim kemarau, ketergantungan pada bahan bakar fosil yang harganya tak menentu, hingga minimnya peralatan manual yang membatasi kapasitas panen.

"Sebagai perusahaan yang mengemban amanah penugasan negara, PT PLN (Persero) memahami betul bahwa peran kami tidak hanya sebatas menghadirkan terang listrik di rumah-rumah warga. Lebih dari itu, listrik harus menjadi motor penggerak roda perekonomian, pemantik kesejahteraan, dan solusi atas tantangan nyata masyarakat," tegas Usman.

Lewat pilar Electrifying Agriculture, PLN bertindak mendorong transformasi dari pola bercocok tanam konvensional berbahan bakar minyak menuju sistem agrobisnis modern berbasis daya listrik yang jauh lebih efisien, hemat pengeluaran, serta ramah lingkungan.

Dalam kesempatan tersebut, PLN membagikan fasilitas pengairan berbasis listrik terpadu secara menyeluruh dari hulu hingga hilir kepada Kelompok Tani Torout Jaya. Paket ini mencakup 4 Unit Pengeboran Air dan Sumur Bor, lengkap beserta 4 Set Pemasangan Instalasi Air guna menjamin kontinuitas sumber air.

Di samping itu, disalurkan pula 4 Unit Pompa Air Listrik Modern yang disokong 4 Pasang Baru Listrik Daya 3.500 VA berpelengkap sertifikasi Nomor Identitas Instalasi Tenaga Listrik (NIDI) dan Sertifikat Laik Operasi (SLO) demi kepastian keamanan arus listrik.

Bantuan tersebut turut dilengkapi 20 Unit Tandon Air Kapasitas 3.500 Liter beserta 20 Unit Tower Tandon Tinggi 2 Meter berpengecoran kaki tower supaya strukturnya kokoh serta awet, plus 1.400 Meter Selang HDPE 1 Inci untuk mengalirkan air secara merata ke titik-titik area pertanaman.

Manager Komunikasi dan TJSL PLN UID Suluttenggo, Noven Koropit memaparkan bahwa lewat jaminan ketersediaan air dan pemanfaatan pompa listrik, para petani sanggup menghemat pengeluaran energi hingga melebihi 50 persen jika dibandingkan dengan pemakaian mesin pompa BBM. Efisiensi biaya ini memungkinkan pengerjaan lahan terlaksana tepat waktu dan penanaman dapat digarap secara serentak.

Tidak hanya itu, program ini mengusung langsung misi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) / SDGs Ke-8, yakni mengakselerasi Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi. Saat efisiensi irigasi terwujud, tingkat produksi hasil bumi unggulan khususnya komoditas jagung bakal melonjak tajam.

Limpahan hasil panen ini bukan cuma melipatgandakan taraf penghasilan para anggota Kelompok Tani Torout Jaya, melainkan juga menciptakan lapangan kerja baru, menekan angka pengangguran, serta memperkokoh ketahanan pangan tingkat lokal hingga nasional.

"Bantuan yang diserahkan hari ini sepenuhnya adalah amanah. Kami menitipkan seluruh sarana dan prasarana pengairan ini untuk dijaga, dirawat, dan dikelola secara gotong royong dengan penuh tanggung jawab. Pastikan perawatan berkala dilakukan agar manfaat alat-alat ini dapat terus dirasakan dalam jangka panjang, bahkan hingga generasi penerus kami kelak," pesan Noven kepada para anggota kelompok tani.

Melalui program TJSL ini, PLN UID Suluttenggo tak hanya berdedikasi menyediakan kelancaran aliran listrik yang andal, namun turut berkontribusi aktif sebagai mitra pembangunan ekonomi warga. Kolaborasi antara PLN, Pemerintah Daerah, serta Kelompok Tani Torout Jaya ini diharapkan terus berlanjut demi mendukung terwujudnya kedaulatan pangan, kemandirian ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index