Garam Ternyata Punya Manfaat untuk Tanaman Simak Cara Penggunaannya

Garam Ternyata Punya Manfaat untuk Tanaman Simak Cara Penggunaannya
Ilustrasi Garam.

JAKARTA — Garam selama ini lebih familier dikenal sebagai bumbu dapur yang berfungsi menambah cita rasa kelezatan masakan. Namun, siapa sangka bahan sederhana tersebut juga mengemas kegunaan lain di area pekarangan rumah, khususnya bagi pemeliharaan tanaman?

Khasiat garam untuk tanaman tergolong amat beragam, mulai dari menyokong tingkat kesuburan hingga mengendalikan serangan hama tertentu. Walau demikian, aplikasinya tidak boleh dilakukan secara sembarangan karena pemakaian berlebih justru berisiko merusak media tanah serta perakaran.

Melalui takaran yang presisi, garam sanggup menjadi opsi praktis dalam merawat koleksi tanaman hias di rumah.

Pertama, membantu menyuburkan tanaman. Kandungan unsur mineral di dalam garam sanggup menopang fase pertumbuhan vegetatif.

Garam laut mengandungkan senyawa sodium, zat besi, kalsium, magnesium, kalium, serta bermacam mineral mikro lainnya yang bekerja layaknya pupuk suplemen.

Kedua, ampuh mengusir hama siput dan bekicot. Kelompok hama ini tidak mampu bertahan terhadap efek garam karena sifatnya yang menyerap cairan tubuh hingga memicu dehidrasi.

Taburkan garam di permukaan tanah untuk menekan populasinya, namun pastikan taburan garam tidak menyentuh bagian fisik tanaman utama.

Ketiga, membasmi gulma atau rumput liar. Kandungan sodium klorida pada garam sanggup merusak keseimbangan cairan pada sel rumput liar hingga membuatnya layu dan mati.

Langkah ini dapat dimanfaatkan sebagai herbisida alami, namun tetap memerlukan kehati-hatian ekstra agar tidak mengenai area tanaman utama.

Dalam mengaplikasikannya, terdapat beberapa panduan praktis yang wajib diperhatikan.

Pertama, dapat disemprotkan langsung ke bagian daun. Larutkan 1 hingga 2 sendok makan garam ke dalam 1 galon air, lalu semprotkan tipis untuk mengatasi defisiensi magnesium.

Lakukan pengujian terlebih dahulu pada beberapa helai daun guna memastikan larutan tidak terlalu pekat.

Kedua, dicampurkan ke dalam media tanah. Larutkan garam ke dalam air sebelum disiramkan ke area perakaran, serta hindari menabur garam kering secara langsung.

Ketiga, jangan diaplikasikan terlalu sering. Pemakaian dalam dosis kecil jauh lebih efektif dan cukup diberikan sekitar dua kali saja dalam setahun.

Khasiat garam bagi vegetasi memang terbukti nyata, tetapi penggunaannya tetap wajib dikontrol secara bijak agar tidak mengganggu penyerapan nutrisi tanaman.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index