JAKARTA - Apple dijadwalkan meluncurkan iPhone 18 Pro, iPhone 18 Pro Max, dan iPhone Ultra pada bulan depan dengan dukungan chip A20 Pro. Prosesor terbaru ini diprediksi membawa peningkatan performa yang cukup signifikan.
A20 Pro bakal menjadi chip pertama karya Apple yang diproduksi memakai teknologi pemrosesan 2nm dari TSMC. Chipset ini juga dirumorkan mengusung metode pengemasan Wafer-Level Multi-Chip Module (WMCM).
Lewat inovasi tersebut, chip A20 Pro diperkirakan sanggup menghadirkan peningkatan kinerja yang jauh lebih besar pada lini iPhone generasi terbaru. Menurut bocoran dari pembocor teknologi Fixed Focus Digital, chip A20 Pro menawarkan peningkatan performa sekitar 18 persen lebih tinggi dari A19 Pro.
Informasi tersebut juga menyebutkan bahwa metode pemrosesan ini mampu meningkatkan efisiensi penggunaan daya. Chip A20 Pro diklaim hemat konsumsi daya hingga 30 persen dibanding generasi sebelumnya.
Peningkatan kemampuan lainnya diprediksi akan dibeberkan Apple secara resmi saat acara peluncuran iPhone 18 Pro series bulan depan. Apple umumnya mengungkap detail performa yang lebih rinci pada sektor CPU, GPU, hingga Neural Engine.
Dipadukan dengan optimalisasi kinerja sistem operasi iOS 27, lini iPhone 18 Pro dan iPhone Ultra diyakini akan memberikan lonjakan performa yang sangat terasa. Apple mengklaim iOS 27 mampu membuka aplikasi 30 persen lebih cepat, mentransfer file melalui AirDrop 80 persen lebih cepat, serta memuat foto yang baru ditangkap 70 persen lebih cepat.
Di sisi lain, biaya pembuatan chip A20 Pro dikabarkan membengkak cukup mahal. Hal ini selaras dengan kabar burung sebelumnya yang menyebutkan biaya komponen atau bill of materials (BoM) untuk iPhone 18 Pro series berpotensi melonjak sampai 40 persen.
Di tengah situasi krisis RAM yang masih berlanjut, harga jual iPhone 18 Pro diperkirakan dipatok mulai dari 1.399 dolar AS. Deretan iPhone 18 Pro series beserta iPhone Ultra diprediksi resmi dikenalkan pada awal September 2026, sehingga publik tinggal menunggu konfirmasi resminya.