KAI Sumut: 1,13 Juta Pelanggan Gunakan Kereta PSO Januari-Juli 2026

KAI Sumut: 1,13 Juta Pelanggan Gunakan Kereta PSO Januari-Juli 2026
Penumpang akan naik kereta api di Stasiun Medan PT Kereta Api Indonesia (KAI) [FOTO: NET].

JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional I Sumatera Utara melaporkan sebanyak 1.130.771 penumpang menggunakan fasilitas kereta api bersubsidi lewat skema Public Service Obligation (PSO) pada kurun Januari sampai Juli 2026.

Manajer Humas PT KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, di Medan, Jumat, menerangkan bahwa keberadaan moda KA PSO bertujuan menjamin hadirnya sarana angkutan umum yang hemat serta terjangkau oleh seluruh kalangan masyarakat.

"Layanan KA PSO memberikan pilihan perjalanan dengan tarif yang terjangkau sehingga masyarakat dari berbagai latar belakang dapat mengakses transportasi kereta api. Pertumbuhan jumlah pelanggan menunjukkan layanan tersebut tetap dibutuhkan untuk mendukung mobilitas masyarakat di Sumatera Utara," ujar Anwar.

Dari total tiga rangkaian kereta bersubsidi yang dijalankan, KA Putri Deli rute Medan–Tanjungbalai PP menjadi kontributor jumlah penumpang paling dominan. Armada kereta ini mengangkut 758.531 pengguna jasa atau menyumbang 67 persen dari total keseluruhan pelanggan moda KA PSO di area Divre I Sumatera Utara.

Di sisi lain, antusiasme masyarakat terhadap KA Siantar Ekspres rute Medan–Pematangsiantar PP juga kian menunjukkan tren positif.

Pada periode Januari hingga Juli 2026, armada tersebut telah melayani 317.326 penumpang, mengalami peningkatan sebesar 6 persen ketimbang kurun waktu yang sama di tahun sebelumnya yang mencatatkan angka 299.412 penumpang.

“Keberadaan tiket KA PSO dengan tarif yang ekonomis memberikan dampak positif langsung bagi masyarakat, terutama dalam menekan biaya perjalanan sehari-hari. Dengan biaya transportasi yang lebih terjangkau, masyarakat memiliki ruang finansial yang lebih besar untuk memenuhi kebutuhan pokok lainnya," katanya.

Pihak KAI Divre I Sumatera Utara menegaskan komitmen untuk senantiasa mengawal keandalan operasional sekaligus meningkatkan mutu pelayanan serta keselamatan bagi segenap pengguna moda transportasi kereta api.

"Semakin mudah masyarakat bergerak, semakin terbuka pula akses terhadap berbagai aktivitas ekonomi dan sosial. Khusus untuk Sumatera Utara, konektivitas tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung mobilitas masyarakat sekaligus memperkuat keterhubungan antardaerah," pungkas Anwar.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index