JAKARTA - Arsenal memulai misi untuk mempertahankan gelar juara Liga Inggris musim 2026/2027 lewat raihan kemenangan meyakinkan di laga perdana.
Berhadapan dengan tim promosi Coventry City di Emirates Stadium pada Sabtu (22/8), skuad The Gunners sukses mengamankan kemenangan telak dengan skor akhir 3-0.
Hasil memuaskan ini berhasil meneruskan tren positif Arsenal, yang mana lima hari sebelumnya mereka turut mencatatkan kemenangan 3-0 melawan Manchester City di ajang Community Shield.
Menjamu Coventry yang baru kembali berlaga di kasta tertinggi Premier League usai penantian 25 tahun, Arsenal mendominasi jalannya pertandingan sejak menit awal.
Keunggulan tuan rumah langsung dibuka pada menit ke-15 lewat sepakan Kai Havertz. Striker asal Jerman tersebut sukses menuntaskan umpan terukur dari Riccardo Calafiori.
Selang delapan menit, tepatnya pada menit ke-23, Arsenal kembali menggandakan skor menjadi 2-0 yang bertahan hingga akhir babak pertama.
Proses gol kedua bermula dari pergerakan Declan Rice yang mengalirkan bola kepada Christos Tzolis. Umpan silang Tzolis sempat dihalau kiper Carl Rushworth, namun bola muntah berhasil disambar sempurna oleh Bukayo Saka.
Memasuki babak kedua, kapten tim Martin Odegaard langsung memperlebar keunggulan pada menit ke-49 atau hanya berselang empat menit setelah jeda.
Gol ketiga tersebut tercipta dari umpan terobosan Rice yang diteruskan melalui kombinasi kerja sama Odegaard, Saka, serta Ben White sebelum dituntaskan dengan apik oleh Odegaard.
Meski The Gunners secara konsisten terus memberikan ancaman hingga ujung laga, tidak ada gol tambahan yang tercipta dan skor 3-0 tetap tidak berubah.
Kemenangan perdana ini menorehkan pencapaian istimewa bagi sang juru taktik Mikel Arteta yang membukukan kemenangan ke-150 di ajang Premier League selama menukangi Arsenal.
Catatan impresif Arsenal di kandang kala menghadapi tim promosi juga kian panjang dengan rekor 46 laga tanpa kekalahan, di mana 17 laga terakhir sukses dimenangkan.
Bagi Havertz, gol ini sekaligus menandai kebangkitan usai musim lalu terpaksa absen nyaris lima bulan akibat cedera lutut.
Kemenangan telak ini membawa Arsenal langsung bertengger di posisi puncak klasemen sementara Liga Inggris.
Di sisi lain, Coventry harus menelan kenyataan pahit pada pertandingan perdana mereka usai 25 tahun absen, sementara Arsenal membuktikan kesiapan penuh untuk mempertahankan singgasana Premier League.