SKK Migas Resmikan Bengkel Turbin Gas Pertama di Asia, Berlokasi di Bandung

SKK Migas Resmikan Bengkel Turbin Gas Pertama di Asia, Berlokasi di Bandung

DAILYENERGI.COM — Fasilitas yang diresmikan ini merupakan hasil kolaborasi investasi PT Indoturbine, Solar Turbines, dan PT Nusantara Turbin & Propulsi (NTP). Pembangunannya mengikuti Road Map Peningkatan Kapasitas Nasional yang tertuang dalam Strategic Agreement antara SKK Migas dan Solar Turbines.

Keberadaan bengkel ini terbilang krusial. Dari total lebih dari 580 unit engine Solar Turbines yang beroperasi di Indonesia, sekitar 75 persennya dipakai di sektor hulu migas. Khusus tipe Taurus 60, porsinya mencapai 15 persen dari total populasi mesin tersebut.

Dengan kemampuan perawatan di dalam negeri, kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) tidak perlu lagi mengirim mesin ke luar negeri untuk perbaikan besar. Efisiensi pun didapat dari penghematan biaya logistik dan waktu pengerjaan yang jauh lebih singkat.

Dampak bagi Industri dan Tenaga Kerja Lokal

Secara nasional, hadirnya fasilitas ini menjadi modal untuk membangun kemandirian industri penunjang migas. SKK Migas menilai langkah ini sejalan dengan program peningkatan kapasitas nasional yang bertujuan menekan impor jasa dan membuka peluang transfer teknologi.

Kepala SKK Migas Djoko Siswanto menegaskan, fasilitas ini tidak hanya melayani kebutuhan domestik, tetapi juga dirancang untuk menjadi pusat unggulan di Asia.

"Kami berharap fasilitas ini juga dapat menjadi salah satu center of excellence untuk perawatan engine Solar Turbines di kawasan Asia, sehingga nantinya Indonesia tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga memiliki kemampuan untuk memberikan layanan dan keahlian kepada pasar regional," ujar Djoko dalam keterangan tertulisnya.

Dari sisi ketenagakerjaan, proyek ini menciptakan efek berganda. Aktivitas industri pendukung di dalam negeri dipastikan ikut tumbuh, seiring dengan meningkatnya serapan tenaga kerja dan jasa lokal yang dibutuhkan untuk mengoperasikan bengkel tersebut.

Dukungan Mitra dan Target ke Depan

Perwakilan Solar Turbines dan Indoturbine berkomitmen mendukung pengembangan kapabilitas overhaul di Indonesia. Dukungan tersebut mencakup penerapan standar teknologi terkini serta peningkatan kompetensi teknisi lokal agar mampu menangani perawatan mesin secara mandiri.

SKK Migas berharap pencapaian ini dapat menjadi contoh bagi mitra kerja lain untuk terus berinvestasi. Dengan semakin banyaknya industri penunjang yang dibangun di dalam negeri, ekosistem hulu migas nasional diharapkan semakin kuat dan tidak mudah terganggu oleh dinamika geopolitik atau gangguan rantai pasok global.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index