Strategi OCBC NISP Ajak Investor Pemula Menatap Fondasi Keuangan Sehat

Strategi OCBC NISP Ajak Investor Pemula Menatap Fondasi Keuangan Sehat
Bank OCBC NISP.

JAKARTA - Kemudahan akses terhadap beragam produk investasi melalui kanal digital memudahkan masyarakat untuk mulai berinvestasi. Namun, fleksibilitas tersebut perlu diimbangi perencanaan matang agar keputusan tidak diambil secara impulsif serta tetap selaras dengan kondisi modal dan sasaran keuangan.

Personal Banking Segment Head PT Bank OCBC NISP Tbk. (NISP) Lauda Muliana menjelaskan bahwa alur membangun kekayaan setiap individu bersifat unik. Oleh sebab itu, aktivitas investasi idealnya diawali dengan memahami kemampuan modal serta menetapkan target yang hendak diraih.

“Perjalanan wealth setiap orang itu unik, tetapi seluruhnya harus dimulai dari fondasi keuangan yang sehat,” ungkap Lauda dalam media chit-chat OCBC di Jakarta, Kamis (27/8/2026).

Menurutnya, terdapat tiga tahapan yang dapat diterapkan masyarakat dalam merancang tujuan finansial. Langkah awal adalah memeriksa kondisi keuangan saat ini. Evaluasi tersebut dapat dimanfaatkan via fitur Financial Fitness Check Up (FFCU) pada aplikasi OCBC Mobile.

Melalui fitur tersebut, nasabah dapat meninjau kekuatan fondasi keuangan, kebiasaan finansial, tingkat keamanan dana, hingga kesiapan mengembangkan aset menuju kebebasan finansial.

Usai memahami peta keuangan, langkah berikutnya adalah menyusun rencana menggunakan fitur Life Goals. Fasilitas ini membantu nasabah menentukan target yang ingin dicapai agar arah investasi menjadi lebih terukur.

Langkah ketiga yakni mengeksekusi investasi secara konsisten dari sekarang. “Yang penting disiplin dan tidak ada alasan untuk tidak investasi,” kata Lauda.

Ia menegaskan antusiasme publik dalam berinvestasi harus ditopang strategi yang terencana. Kemudahan akses instrumen via platform digital bukan berarti keputusan dapat dibuat tanpa memperhitungkan batas kemampuan dan risiko.

Wealth Management Advisory Head OCBC Diamond Stole menyampaikan, setelah kondisi serta karakter finansial nasabah dipetakan, fitur For Your Investment (FYI) akan menyajikan tiga varian rekomendasi investasi.

Pilihan tersebut meliputi produk ber-imbal hasil optimal, instrumen yang sedang tren, hingga opsi yang dipersonalisasi sesuai profil nasabah. “Menariknya, rekomendasinya tidak akan sama,” ujar Diamond.

Diamond memaparkan, variasi rekomendasi tersebut krusial karena preferensi setiap pemodal berbeda-beda. Produk yang ideal bagi seorang nasabah belum tentu cocok diterapkan pada nasabah lainnya.

Layanan pengelolaan kekayaan juga tidak eksklusif bagi kalangan bermodal besar. Masyarakat dapat mengawali portofolio dengan nominal yang sangat terjangkau. “Untuk wealth management tidak perlu sampai mapan dulu,” ujarnya.

Melalui FYI, nasabah dapat menjangkau instrumen seperti tabungan emas, obligasi, hingga reksa dana pasar uang dan saham mulai dari Rp10.000. Reksa dana juga memberi ruang kepemilikan aset secara fraksional tanpa modal besar. Transaksi valuta asing pun dapat diakses langsung dari aplikasi.

Diamond menegaskan bahwa dinamika fluktuasi pasar bukan penghalang untuk berinvestasi. Tantangan utamanya bukan mencari momen paling pas, melainkan memastikan kalkulasi dibuat atas pemahaman risiko dan tujuan.

“Terlepas dari dinamika pasar yang fluktuatif, berinvestasi tetap menjadi kebutuhan yang wajib. Waktu yang paling sempurna untuk berinvestasi adalah saat kami memutuskan untuk memulainya. Kuncinya terletak pada pemahaman fondasi keuangan diri dan menyesuaikan strategi investasi dengan bekal informasi yang cukup,” tambah Diamond.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index