Sabalenka Hadapi Pegula pada Semifinal US Open 2026

Sabalenka Hadapi Pegula pada Semifinal US Open 2026
Atlet tenis nomor satu dunia Aryna Sabalenka.

JAKARTA - Atlet tenis nomor satu dunia Aryna Sabalenka dijadwalkan berjumpa unggulan ketiga Jessica Pegula di babak semifinal US Open 2026 usai keduanya memenangi laga perempat final lewat duel sengit tiga set.

Pertandingan semifinal ini menjadi ajang pembuktian Sabalenka yang tengah mengincar trofi US Open ketiga berturut-turut, sekaligus ajang bagi Pegula untuk kembali menembus babak pungkasan setelah menjadi runner-up pada edisi 2024.

"Saya sangat senang bisa menempatkan diri dalam posisi untuk memiliki kesempatan mengejar gelar tiga kali beruntun, meski saya masih jauh dari itu," ujar Sabalenka dikutip dari WTA, Rabu.

Sabalenka lebih awal menggenggam tiket empat besar usai menyisihkan jawara Wimbledon Linda Noskova dengan skor 7-6(1), 3-6, 7-6(7), sementara Pegula mampu membalikkan keadaan untuk menjegal unggulan ke-26 Emma Navarro 3-6, 6-4, 6-3.

Laga mendatang menjadi ulangan partai semifinal US Open musim lalu saat Sabalenka berhadapan dengan Pegula. Petenis asal Belarus tersebut juga mengandaskan Pegula di laga puncak US Open 2024, sehingga dua bentrokan pamungkas mereka di Flushing Meadows selalu dimenangi oleh Sabalenka.

Sabalenka melangkah ke semifinal berbekal rekor 18 kemenangan tanpa putus di ajang US Open. Petenis unggulan teratas ini juga berhasil menapakkan kaki di semifinal turnamen tersebut untuk keenam kalinya secara beruntun dan kini berjarak dua kemenangan lagi demi menjadi petenis putri pertama sejak era Serena Williams pada 2012 hingga 2014 yang menjuarai US Open tiga kali beruntun.

Kendati demikian, alur perjalanan Sabalenka menuju empat besar tidaklah berjalan mulus. Ia sempat tertinggal 2-4 pada set ketiga dari Noskova sebelum akhirnya bangkit dan mengunci kemenangan lewat tie-break penentuan.

Di sisi lain, Pegula mesti bekerja keras merebut kemenangan usai kehilangan set pertama dari Navarro. Ia juga sempat kewalahan di awal set penentu sebelum akhirnya membalikkan kedudukan dan menyegel kemenangan dalam tempo dua jam 21 menit di Arthur Ashe Stadium.

Kemenangan ini membawa Pegula melaju ke semifinal US Open untuk ketiga kalinya berturut-turut serta menjadi semifinal Grand Slam keempat sepanjang kariernya. Catatan ini sekaligus menandai kemenangan ke-50 yang ia raih di level tur sepanjang kompetisi musim 2026.

"Pertandingan itu benar-benar sulit. Sangat menguras fisik. Udara juga lembap. Saya tidak melakukan servis dengan baik dan banyak berjuang melawan diri sendiri hari ini," kata Pegula.

Menjelang laga kontra Sabalenka, Pegula memiliki modal berharga dari dua kemenangan dalam tiga perjumpaan terakhir mereka. Ia tercatat unggul atas Sabalenka di semifinal Wuhan 2025 serta semifinal Berlin 2026.

Meskipun demikian, Sabalenka secara keseluruhan tetap mendominasi dalam rekor pertemuan kedua pemain. Pegula mengamini bahwa ketangguhan lawannya telah memicu dirinya untuk terus berkembang menjadi atlet yang lebih tangguh.

"Saya pikir menyenangkan melihat rivalitas yang kami miliki. Dia mengalahkan saya di sini dalam dua tahun terakhir. Saya sudah beberapa kali mengalahkannya, mungkin di panggung yang lebih kecil, jadi saya pikir itu akan menjadi rintangan yang harus saya lewati," ujar Pegula.

“Saya tahu dia jelas mendorong saya untuk menjadi pemain yang lebih baik, jadi saya selalu menghormati dan menghargai aspek tersebut dari rivalitas kami.”

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index