Penguatan SDM Jadi Fondasi Transformasi Kawasan Transmigrasi

Jumat, 07 Agustus 2026 | 22:34:31 WIB
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional atau Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Rachmat Pambudy.

JAKARTA - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Rachmat Pambudy menegaskan bahwa penguatan sumber daya manusia (SDM) menjadi fondasi utama dalam merubah kawasan transmigrasi serta mempercepat pemerataan pembangunan nasional.

“Pembangunan yang berpusat pada manusia (people-centered development) menjadi landasan untuk menyiapkan generasi yang mampu membawa perubahan bagi masyarakat dan daerah. Ini adalah konsep no one left behind, people-centered development: pembangunan untuk semua. Pembangunan berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945. Itu yang dijalankan oleh Presiden Prabowo Subianto beserta kabinetnya,” ucapnya dalam keterangan resmi Bappenas di Jakarta, Jumat.

Kepala Bappenas juga menyampaikan bahwa pola pikir serta paradigma seputar program transmigrasi kini telah mengalami pergeseran mendasar.

“Jika sebelumnya lebih berorientasi pada perpindahan penduduk, transmigrasi kini diarahkan sebagai instrumen pembangunan kawasan yang mampu mendorong pemerataan ekonomi, menciptakan pusat-pusat pertumbuhan baru, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ungkap dia saat acara Pelepasan Tim Ekspedisi Patriot 2026.

Di samping itu, Rachmat Pambudy turut menyoroti pentingnya transformasi di sektor pertanian melalui program hilirisasi, adopsi inovasi, serta pemantapan riset guna melejitkan nilai tambah produk unggulan daerah.

Potensi komoditas pertanian nasional, seperti kopi asal Papua, dipandang mengantongi peluang besar untuk digarap sebagai produk unggulan yang sanggup bersaing secara global lewat sokongan riset berkesinambungan.

Berjalan beriringan dengan arah Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029, ajang Ekspedisi Patriot disebut menjadi bagian dari strategi menguatkan pengembangan bakat, riset, dan pengabdian warga demi menopang transformasi wilayah transmigrasi.

“Melalui program ini, pemerintah berharap lahir sumber daya manusia yang mampu mengembangkan potensi daerah, memperkuat pembangunan kawasan, serta mendukung terwujudnya pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” kata Rachmat.

Menurut pandangannya, kapasitas kepemimpinan tidak hanya dihitung dari kecakapan mengendalikan diri sendiri, melainkan juga dari kesungguhan untuk menggerakkan perubahan dan memberi kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa.

Lebih jauh, Menteri PPN mengajak seluruh peserta Ekspedisi Patriot untuk menempa diri menjadi sosok pemimpin masa depan yang sanggup memberikan faedah luas bagi masyarakat.

Terkini