Perdagangan Jumat Pagi: IHSG Naik 0,17 Persen Menuju Level 6.354,58

Jumat, 07 Agustus 2026 | 00:12:01 WIB
Pegawai melintas di dekat papan informasi data saham di kantor BEI [FOTO: NET].

JAKARTA – Indeks harga saham gabungan (IHSG) mengawali perdagangan hari ini, Jumat (7/8/2026), di zona hijau. Sederet saham seperti AADI, MEDC, sampai TLKM merambat naik pada pembukaan bursa.

Merujuk pada data BEI pukul 09.02 WIB, laju IHSG dibuka naik 0,17% menuju posisi 6.354,58. Dari keseluruhan emiten, sebanyak 239 saham bergerak naik, 182 saham melandai, dan 542 saham berada di posisi stagnan.

Dalam kelompok saham unggulan LQ45, penguatan paling tinggi dicatatkan oleh PT Adaro Andalan Indonesia Tbk. (AADI) yang terangkat 1,96% menuju Rp9.125, disusul PT Medco Energi Internasional Tbk. (MEDC) yang terkerek 1,16% ke Rp1.305, serta PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) yang menguat 1,13% menjadi Rp2.680.

Apresiasi harga saham turut dialami PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) yang terangkat 0,95% ke Rp4.240, PT Merdeka Battery Materials Tbk. (MBMA) menguat 0,94% ke level Rp535, dan PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk. (ADMR) yang melaju 0,94% ke posisi Rp1.610.

Sebaliknya, koreksi harga saham melanda PT Mitra Adiperkasa Tbk. (MAPI) yang melandai 2,07% ke Rp1.655, PT Hartadinata Abadi Tbk. (HRTA) merosot 1,42% ke Rp2.090, dan PT Kalbe Farma Tbk. (KLBF) yang tergerus 1,27% menjadi Rp780.

Kondisi serupa dialami PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk. (CPIN) yang turun 0,63% ke Rp3.140, PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk. (AMRT) tertekan 0,36% ke Rp1.395, serta PT AKR Corporindo Tbk. (AKRA) yang melandai 0,35% menjadi Rp1.425.

Laju Indeks harga saham gabungan (IHSG) diproyeksikan bergerak menguat pada sesi perdagangan hari ini seiring pengumuman sosok calon Gubernur Bank Indonesia (BI) yang dijadwalkan bakal ditetapkan pada pekan ini.

Technical Analyst BRI Danareksa Sekuritas Reza Diofanda mengutarakan bahwa penetapan calon Gubernur BI akan menjadi penggerak utama sentimen pasar lantaran dinilai krusial dalam menentukan arah kebijakan moneter serta stabilitas kurs rupiah ke depan.

"Pasar akan mencermati pengumuman calon Gubernur Bank Indonesia yang dijadwalkan diputuskan pekan ini karena akan menjadi penentu arah kebijakan moneter dan stabilitas rupiah ke depan," ujar Reza dalam risetnya, Jumat (7/8/2026).

Selain itu, para pemodal turut menantikan deretan pengumuman data ekonomi dalam negeri, seperti posisi cadangan devisa Indonesia yang ditaksir bertahan pada kisaran US$145,6 miliar serta Indeks Harga Properti yang diproyeksikan tumbuh 0,8% secara tahunan.

Dari mancanegara, sorotan pelaku pasar tertuju pada publikasi neraca perdagangan China yang diprediksi membukukan surplus mendekati US$107 miliar. Data tersebut dipandang menjadi parameter krusial untuk mengukur laju aktivitas perdagangan dan permintaan pasar global.

Secara analisis teknikal, Reza mengoreksi bahwa tren penguatan IHSG relatif masih terjaga selama indeks sanggup bertahan di atas kisaran support 6.270—6.300.

"IHSG berpeluang kembali menguat untuk menguji resistance psikologis di level 6.400. Apabila mampu breakout dan bertahan di atas level tersebut, kondisi tersebut berpotensi menjadi awal fase penguatan baru," tulisnya.

BRI Danareksa Sekuritas memperkirakan pergerakan IHSG berada pada rentang support 6.300 dan resistance 6.400 dalam sesi perdagangan hari ini.

Terkini