Indonesia dan Jerman Kerja Sama Produksi MMS untuk Ibu Hamil

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:33:32 WIB
Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono.

JAKARTA - Kementerian Kesehatan menjalin kerja sama dengan Pemerintah Federal Jerman dan PT Bayer Indonesia untuk memproduksi Suplemen Mikronutrien Ganda (MMS) secara lokal. Langkah strategis ini dilakukan bagi para ibu hamil guna menekan tingkat stunting di tanah air.

Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono menyatakan pada Kamis bahwa MMS adalah suplemen khusus ibu hamil berstandar global (UNIMMAP). Produk ini mengandung 15 jenis vitamin serta mineral esensial yang terbukti lebih efektif dibanding tablet tambah darah biasa.

"Kehadiran fasilitas produksi MMS lokal di Cimanggis ini adalah kunci krusial untuk memastikan setiap ibu hamil di pelosok Nusantara mendapatkan nutrisi terbaik secara konsisten," ujar Dante.

Menurutnya, penanganan stunting memerlukan bentuk sinergi lintas sektor secara kuat. Pemerintah mematok target agar akses suplemen MMS berkualitas ini bisa menjangkau seluruh calon ibu di Indonesia secara merata demi mewujudkan generasi bebas stunting.

Dukungan terhadap program ini turut disampaikan oleh Menteri Federal Jerman untuk Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan, Reem Alabali Radovan. Ia menegaskan kolaborasi ini menjadi komitmen investasi berkelanjutan yang berdampak langsung pada kesehatan ibu dan anak.

“Melalui kebijakan pembangunan ini, kami ingin terus membangun jembatan kerja sama yang memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat di tingkat tapak," kata Reem.

Dalam menyokong program tersebut, PT Bayer Indonesia mengucurkan investasi Rp99 miliar untuk penelitian dan lini produksi. Pabrik di Cimanggis kini sanggup memproduksi hingga 1,2 miliar tablet MMS setiap tahunnya.

Kapasitas jumbo ini diproyeksikan tidak sekadar mencukupi kebutuhan 4,9 juta ibu hamil di Indonesia per tahun. Hasil produksi tersebut juga disiapkan untuk menjangkau pasar ekspor ke 42 negara.

Head of Bayer Supply Center Healthcare Cimanggis, Priscilla Silvan Praritza, menjamin kesiapan manufaktur dalam menyediakan MMS berstandar internasional. Di samping fokus pada volume produksi, operasional pabrik juga mengusung konsep ramah lingkungan.

Fasilitas produksi di Cimanggis saat ini telah ditunjang instalasi panel surya atap seluas 1,66 hektare. Pemanfaatan energi bersih ini sanggup memenuhi 43 persen kebutuhan listrik operasional serta memangkas emisi karbon hingga 2.073 ton tiap tahun.

Terkini