Nations Petroleum Menangi Lelang Blok Natuna D-Alpha, Kalahkan KUFPEC

Jumat, 18 September 2026 | 14:00:00 WIB

DAILYENERGI.COM — PT Nations Petroleum resmi menang lelang Blok Natuna D-Alpha dengan nilai bonus tanda tangan US$200 ribu dan komitmen pasti US$103,3 juta. Kemenangan ini mengejutkan karena KUFPEC asal Kuwait sudah menyelesaikan joint study di blok yang sama sejak 2025.

PT Nations Petroleum ditetapkan sebagai pemenang lelang Blok Natuna D-Alpha. Perusahaan itu mengalahkan KUFPEC, BUMN migas asal Kuwait yang lebih dulu mengerjakan joint study di wilayah tersebut.

Lelang blok ini memakai mekanisme penawaran langsung. Dalam skema itu, calon investor menyampaikan minat pada wilayah tertentu, lalu Kementerian ESDM mengevaluasi dan menilai sesuai ketentuan yang berlaku.

Nilai Komitmen Nations Petroleum

Nations Petroleum menawar dengan bonus tanda tangan US$200 ribu. Nilai komitmen pastinya mencapai US$103.309.000.

Dana komitmen itu dialokasikan untuk sejumlah kegiatan. Mulai dari 3 paket G&G Study, akuisisi dan processing data seismik 3D seluas 591 km2, hingga 1 pilot unit design and engineering.

Ada pula 3 paket CO2 Integrated Study, 1 manufacturing, procurement and construction, serta 2 paket EPC Design Cost. Kegiatannya juga mencakup 1 sumur appraisal, 1 sumur eksplorasi, 1 paket operation, dan multi-mode testing and monitoring.

Jejak KUFPEC di Natuna D-Alpha

KUFPEC lebih dulu menyatakan minatnya. Pada Mei 2025, perusahaan itu mengumumkan telah menyelesaikan joint study di Natuna D-Alpha.

"Ya kami telah selesaikan Joint Study di Natuna D – Alpha," kata Sara dalam konferensi pers POD Blok Anambas, Kamis (15/5).

Saat itu KUFPEC menyebut Natuna sebagai peluang besar. Perusahaan asal Kuwait itu meyakini hasil joint study yang positif akan membuka jalan menggarap ladang gas raksasa di Indonesia.

"Ini adalah peluang besar di ladang gas terbesar di Indonesia," ujar Sara.

Pemerintah sempat menawarkan sejumlah nama besar untuk bergabung dengan KUFPEC. Shell dan Pertamina disebut masuk dalam daftar kandidat mitra.

Siapa Nations Petroleum

Nations Petroleum tercatat sebagai anak usaha Arsari Group. Grup itu terafiliasi dengan Hashim Djojohadikusumo, adik Presiden Prabowo Subianto.

Di situs resmi Arsari Group, Nations Petroleum menyatakan komitmennya pada teknologi ekstraksi dan pemulihan terbaru. Tujuannya memaksimalkan efisiensi, mengoptimalkan sumber daya, dan mendukung masa depan energi yang lebih aman.

Blok Natuna D-Alpha menyimpan potensi gas hingga 46 Triliun Cubic Feet (TCF). Angka itu menjadikannya salah satu cadangan gas terbesar yang belum tergarap di Indonesia.

Nama-nama raksasa sebelumnya gagal merealisasikan pengembangan gas di sana. ExxonMobil, PTT EP, hingga Pertamina tidak kunjung menuntaskan proyek di wilayah perairan Natuna itu.

Kini beban pembuktian ada di Nations Petroleum. Perusahaan itu harus membuktikan mampu mengubah potensi 46 TCF menjadi produksi nyata, sesuatu yang tak berhasil dilakukan pemain-pemain besar sebelumnya.

Terkini