PGN Dorong Pertumbuhan UMKM Melalui Suadesa Festival 2026

PGN Dorong Pertumbuhan UMKM Melalui Suadesa Festival 2026
Suadesa Festival 2026.

JAKARTA — PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN), selaku Subholding Gas Pertamina, mendorong usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), untuk meningkatkan skala usaha mereka lewat perhelatan Suadesa Festival 2026.

Corporate Secretary PGN Fajriyah Usman menyampaikan bahwa festival ini menjadi langkah nyata perusahaan dalam memberdayakan masyarakat melalui ekosistem ekonomi lokal yang berkelanjutan, sekaligus mengenalkan pemanfaatan gas bumi melalui fasilitas baru.

Mengusung tema "Semangat Kemerdekaan untuk UMKM Desa yang Mandiri, Berdaulat, Adil & Makmur", kegiatan yang diselenggarakan pada 22-23 Agustus 2026 ini membuka ruang bagi publik untuk menikmati hiburan sembari menyokong potensi ekonomi daerah.

"Kami melihat desa memiliki potensi besar menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi melalui UMKM, kreativitas masyarakat, budaya, dan potensi lokal," ujar Fajriyah dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (21/8/2026).

Fajriyah menambahkan, ajang ini dirancang sebagai wadah kolaborasi agar warga sekitar menjadi aktor utama pembangunan serta membuka jalur pemasaran yang lebih luas bagi UMKM lewat pemanfaatan energi ramah lingkungan.

Selama dua hari penyelenggaraan, festival ini menyajikan empat agenda utama, yaitu Pasar UMKM Suadesa, Panggung Suadesa, Workshop Suadesa, dan Suadesa Peduli.

Melalui Pasar UMKM Suadesa, para pelaku usaha daerah dapat memamerkan produk kuliner, kriya, busana, hingga jasa kreatif sembari memperluas jaringan bisnis mereka.

Selain fokus pada pemberdayaan, kegiatan ini dimanfaatkan PGN untuk mengenalkan Compressed Natural Gas (CNG) Silinder sebagai solusi energi bagi UMKM yang belum terjangkau jaringan pipa gas.

"Kami berharap inisiatif ini dapat menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan sekaligus mendorong masyarakat mengembangkan potensi di lingkungannya," katanya.

Sisi hiburan di Panggung Suadesa diisi oleh kesenian tradisional serta jajaran musisi ternama seperti Jogja 90S, Jikustik, hingga The Rain.

Masyarakat cukup menukarkan tiga botol plastik bekas sebagai tiket masuk pertunjukan musik tersebut sebagai bagian dari aksi kampanye lingkungan hidup.

Sementara itu, aksi kepedulian ditunjukkan lewat Suadesa Peduli yang mencakup penanaman pohon, pasar sembako murah, penguatan bank sampah desa, hingga penggalangan bantuan bagi korban bencana gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index