Ibu di Palembang Diduga Cekik Balita, Polisi Turun Tangan

Ibu di Palembang Diduga Cekik Balita, Polisi Turun Tangan

DAILYENERGI.COM — Sebuah video berdurasi sekitar 50 detik yang menampilkan dugaan kekerasan seorang ibu terhadap anak balitanya tersebar di media sosial. Peristiwa itu disebut terjadi di kawasan Talang Jambi, Palembang, dan langsung memicu perhatian publik.

Rekaman berdurasi sekitar 50 detik memperlihatkan seorang ibu tengah bermain ponsel sambil menyuapi anak perempuannya yang masih balita. Dalam tayangan itu, sang ibu terlihat marah dan melakukan sejumlah tindakan kasar karena anaknya menangis.

Video tersebut pertama kali diunggah oleh sebuah akun Instagram, lalu dimuat ulang oleh akun media sosial lainnya. Narasi dalam unggahan itu menyebut terduga pelaku adalah ibu korban sendiri.

Bentuk Kekerasan yang Terlihat di Video

Dari rekaman yang beredar, sang ibu tampak menampar, mendorong, mencekik, hingga menjambak rambut anaknya. Ia juga melontarkan makian kepada balita tersebut.

Lokasi kejadian disebut berada di daerah Talang Jambi, Palembang. Hingga kini belum ada keterangan resmi soal identitas maupun kondisi terkini sang anak.

Polisi Dalami Kebenaran Video

Kabid Humas Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol Nandang Mu'min Wijaya, menyatakan pihaknya sudah menindaklanjuti beredarnya rekaman itu. "Terima kasih infonya, dan sudah saya teruskan kepada Kapolrestabes untuk didalami dan diselidiki lebih lanjut," ujarnya, Kamis (17/9).

Polda Sumsel meminta masyarakat tidak bersikap acuh ketika menemukan indikasi kekerasan pada anak. Laporan bisa disampaikan ke pihak berwenang, baik untuk kekerasan fisik, psikis, perundungan, maupun kekerasan seksual.

Nandang menegaskan kekerasan terhadap anak merupakan tindak pidana. "Pelaku kekerasan tidak dapat dibenarkan dengan alasan apa pun dan diancam sanksi pidana berat sesuai UU 23 Tahun 2023 tentang Perlindungan Anak," jelasnya.

Respons Warganet

Rekaman ini ramai dibagikan ulang di berbagai platform dan memantik kemarahan warganet. Banyak yang mendesak agar kasus ini diusut tuntas dan korban mendapat pendampingan.

Sejumlah warganet juga mengingatkan pentingnya melapor ke layanan perlindungan anak jika melihat tanda-tanda kekerasan di sekitar tempat tinggal.

Langkah Selanjutnya

Polisi masih mendalami kebenaran isi video, termasuk memastikan waktu dan tempat kejadian sebenarnya. Belum ada keterangan resmi soal status hukum ibu dalam rekaman tersebut.

Kasus ini menambah daftar panjang dugaan kekerasan anak yang terungkap lewat rekaman amatir di media sosial. Publik menantikan hasil penyelidikan polisi dalam waktu dekat.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index