Perkembangan Harga Pangan 17 September 2026: Komoditas Cabai Bergejolak

Perkembangan Harga Pangan 17 September 2026: Komoditas Cabai Bergejolak
Ilustrasi Pedagang sedang memilah Cabai rawit.

JAKARTA — Pergerakan harga bahan pangan nasional di pasar tradisional menunjukkan dinamika yang fluktuatif pada sejumlah komoditas utama per Kamis (17/9/2026). Perubahan harga yang paling signifikan terjadi pada komoditas cabai, disusul kenaikan pada gula pasir serta beberapa produk hewani.

Merujuk data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Bank Indonesia per 17 September 2026, harga bawang merah ukuran sedang mengalami penurunan 0,66 persen menjadi Rp37.550 per kilogram. Di saat yang sama, harga bawang putih ukuran sedang menyusut 3,81 persen ke posisi Rp37.850 per kilogram.

Pada sektor beras, tren harga yang tercatat tampak bervariasi. Beras kualitas bawah I mengalami kenaikan 2,68 persen menjadi Rp15.300 per kilogram, dan beras kualitas bawah II menguat 2,72 persen menjadi Rp15.100 per kilogram.

Di sisi lain, beras kualitas medium I terkoreksi tipis 0,9 persen menjadi Rp16.450 per kilogram, sementara beras kualitas medium II merosot 3,67 persen ke level Rp15.750 per kilogram. Untuk beras kualitas super I melandai 2,24 persen menjadi Rp17.450 per kilogram, serta beras kualitas super II turun 2,89 persen menjadi Rp16.800 per kilogram.

Dinamika paling tajam terlihat pada kelompok komoditas cabai. Harga cabai merah besar melonjak turun hingga 20,29 persen menjadi Rp44.000 per kilogram, dan cabai rawit hijau terkikis 18,3 persen ke posisi Rp52.450 per kilogram.

Sebaliknya, harga cabai merah keriting justru melonjak drastis sebesar 17,74 persen menjadi Rp73.350 per kilogram. Sementara itu, cabai rawit merah terus merangkak naik 4,16 persen hingga mencapai level Rp93.800 per kilogram.

Untuk kelompok komoditas hewani, harga daging ayam ras segar mencatatkan kenaikan sebesar 4,35 persen menjadi Rp44.350 per kilogram. Daging sapi kualitas I naik 1,28 persen menjadi Rp154.000 per kilogram, sedangkan daging sapi kualitas II turun 0,7 persen ke level Rp141.800 per kilogram.

Adapun harga telur ayam ras segar juga mengalami penguatan sebesar 1,68 persen menjadi Rp30.350 per kilogram.

Pada sektor gula, harga gula pasir kualitas premium terangkat 6,39 persen menjadi Rp21.650 per kilogram. Kenaikan turut terjadi pada gula pasir lokal yang menguat 2,36 persen menuju angka Rp19.550 per kilogram.

Sementara pada kelompok minyak goreng, varian curah tercatat naik 2,69 persen menjadi Rp21.000 per kilogram, dan minyak goreng kemasan bermerek I menguat 3,49 persen menjadi Rp25.200 per kilogram. Namun, minyak goreng kemasan bermerek II melandai 0,64 persen menjadi Rp23.350 per kilogram.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index