AS Masukkan Palestine Action ke Daftar Teroris, Pendiri Sebut Ironis

AS Masukkan Palestine Action ke Daftar Teroris, Pendiri Sebut Ironis

DAILYENERGI.COM — Keputusan itu diumumkan di tengah meningkatnya tekanan internasional terhadap kelompok-kelompok yang menyerukan boikot dan aksi langsung terhadap perusahaan senjata yang memasok Israel. Palestine Action selama ini dikenal karena serangkaian aksi protes, termasuk upaya memblokade dan merusak fasilitas milik perusahaan persenjataan yang berbasis di Inggris.

Sanksi dan Dampaknya bagi Aktivis

Dengan masuknya Palestine Action ke dalam daftar teroris, aset kelompok tersebut di Amerika Serikat akan dibekukan. Warga negara AS juga dilarang memberikan dukungan material atau pendanaan kepada kelompok ini.

Huda Ammori, dalam wawancara dengan Al Jazeera, menanggapi sanksi tersebut dengan nada sinis. Ia menyebut penetapan itu sebagai tindakan yang "sangat ironis" mengingat sejarah kebijakan luar negeri AS di kawasan Timur Tengah.

"Itu sangat kaya [ironis]," kata Ammori, menanggapi keputusan Washington.

Menurut Ammori, sanksi tersebut tidak akan mengguncang moral para pendukung dan simpatisan Palestine Action. Ia menegaskan bahwa langkah AS justru semakin memperkuat tekad kelompoknya untuk melanjutkan rencana aksi langsung terhadap perusahaan-perusahaan senjata Israel.

Aksi Langsung dan Target Perusahaan Senjata

Palestine Action bukanlah organisasi politik arus utama. Kelompok ini lebih dikenal dengan taktik aksi langsung yang agresif, seperti menduduki atap pabrik, merusak peralatan, dan mengganggu operasional perusahaan pertahanan.

Target utama mereka adalah perusahaan-perusahaan yang memasok senjata dan komponen militer ke Israel. Aksi-aksi ini kerap berujung pada penangkapan sejumlah aktivis oleh kepolisian setempat, namun kelompok tersebut menilai gangguan operasional yang mereka lakukan telah memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi perusahaan target.

Pernyataan Ammori ini muncul di saat banyak negara Barat, termasuk AS, memperketat pengawasan terhadap gerakan pro-Palestina. Washington selama ini kerap menyamakan kritik terhadap Israel dengan kebijakan yang mendukung kelompok yang dianggapnya radikal.

Langkah Selanjutnya

Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi lebih lanjut dari Kementerian Luar Negeri AS mengenai dampak spesifik sanksi terhadap operasional Palestine Action di Inggris. Namun, keputusan ini berpotensi mempersulit mobilisasi dana dan koordinasi internasional kelompok tersebut.

Di sisi lain, Ammori mengisyaratkan bahwa aksi-aksi protes justru akan terus berlanjut. Ia menyebutkan bahwa rencana aksi langsung terhadap perusahaan-perusahaan senjata Israel sudah disiapkan dan tidak akan terpengaruh oleh penetapan dari Washington.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index